Waktu Baca: 2 Menit
Bagaimana reaksi anda ?
Like
Love
Haha
Wow
Sad
Angry
maxresdefault 5
You have reacted on "3 Kepala Daerah di Sepakat Ajukan " A few seconds ago

101KFE Assistent | 101KFE.ID | Portal Education News

MALANG RAYA SEPAKAT AJUKAN PSBB
101KFE Assistent | 101KFE.ID | Portal Education News

3 Kepala Daerah di Sepakat Ajukan Pembatasan Berskala Besar atau daerah . Kesepatan tersebut disampaikan setelah 3 Kepala Daerah di melalukan pertemuan pada hari Selasa malam (28/04). 3 Kepala Daerah tersebut adalah Wali Malang Sutiaji, Bupati Malang Sanusi, dan Wali Batu Dewanti Rumpoko. Mereka bertemu di Gedung untuk memaparkan masing-masing kondisi daerahnya di tengah wabah . Pertemuan tersebut akhirnya menyepakati untuk mengajukan ke Pemerintah . Sebelumnya, Walikota Malang Sutiaji memberikan masukan agar peraturan lebih praktis dan tidak hanya menggunakan skoring indikator oleh Kementrian Kesehatan. Karena jika merujuk pada skoring, maka wilayah Batu belum memenuhi syarat, padahal Batu merupakan satu kesatuan dengan wilayah Malang.

Trending sekarang :  Garis Edar Heliosentris di dalam Quran

Kesepakatan itu 3 Kepala Daerah di dari pertemuan yang dilakukan Bupati Malang Sanusi, Wali Malang Sutiaji, Wali Batu Dewanti Rumpoko, Kepala III Jatim di Malang Syaichul Ghulam dan Kepala Dinas Kominfo , Benny Sampirwanto, Selasa (29/4/2020) malam. sebagai wilayah terbanyak jumlah pasien terkonfirmasi sebanyak 28 orang, membuat Bupati Malang, Sanusi berpikir penerapan adalah keputusan yang tepat diterapkan di termasuk . “ di sudah semakin masif penyebarannya, hampir di semua kecamatan adalah zona merah. Maka dari itu adalah solusi,” ujar Sanusi saat mengutarakan pendapatnya dalam pertemuan yang digelar di Ruang Arjuno Kantor III Malang.

Trending sekarang :  Pembatasan Sosial Berskala Besar

Sanusi berujar, segala berkas dan persiapan melakukan sudah siap. Baginya, penerapan di wilayahnya tinggal selangkah lagi diterapkan. Sebelum itu, Sanusi mengaku para kepala daerah di akan bertemu dengan , Khofifah Indar Parawansa. Pertemuan selanjutnya kata Sanusi, membahas segala kesiapan di segala lini hingga akhirnya pengajuan ke Kementrian Kesehatan RI. “Untuk semuanya siap. Tapi sebelum diterapkan, kami rakor bersama dengan tentang apa-apa yang harus disiapkan,” Ditanya terkait jaring pengaman , Sanusi menerangkan akan berupaya memperbarui data warga miskin di . Jaring pengaman adalah program pemerintah dalam memberi bantuan bagi masyarakat terdampak . Sepengetahuan Sanusi, total kepala keluarga (KK) hingga kini berjumlah 769 ribu KK.

Trending sekarang :  Bumi Berputar Sangat Cepat, Kenapa Kita Tidak Terlempar Keluar Angkasa

Adanya dinamika selama pandemi seperti pengangguran, ekonomi tidak stabil dan masalah lain membuat jumlah masyarakat tidak mampu juga bertambah. Selama data tersebut belum diperbarui, Pemkab Malang masih menggunakan acuan dari data terpadu kesejahteraan (DTKS). Terkait solusi​ pemerataan bantuan , Sanusi menerangkan warga desa bisa melapor ke pemerintah desa jika merasa belum terdata sebagai warga kurang mampu yang berhak menerima bantuan. “Sementara itu jaring pengaman untuk segera mendata warga yang belum terdata bantuan itu. Pengaman ini akan dibantu dan pemerintah pusat,” ungkap Sanusi.

2 KOMENTAR

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini