Agama Dalam Pandangan Sains Ilmu Pengetahuan

14 / 100

SEO Score

Pada perkembangan ilmu pengetahuan, Manusia dihadapkan dengan 2 misteri. Yang pertama adalah masalah penciptaan, berbagai macam teori bermunculan. Sampai pada titik dimana ilmu pengetahuan tertuju pada satu teori yaitu big bang. Teori yang didasari kepada teori relativitas umum albert einsten. Ribuan ilmuwan berlomba-lomba untuk membuktikan teori ini. Karena memang teori ini adalah hal yang paling logis dari teori penciptaan yang lain dari sisi ilmu pengetahuan.

Inilah beberapa ayat Alquran yang membuktikan teori relativitas itu:

“…. Sesungguhnya sehari di sisi Tuhanmu adalah seperti seribu tahun dari tahun-tahun yang kamu hitung.” (QS: Al-Hajj:47).

“Dia mengatur urusan dari langit ke bumi, kemudian (urusan) itu naik kepadanya-Nya dalam satu hari yang kadarnya (lamanya) adalah seribu tahun menurut perhitunganmu.” (Qs: As-Sajdah:5).

“Yang datang dari Allah, yang mempunyai tempat-tempat naik. Malaikat-malaikat dan Jibril naik (menghadap) kepada Tuhan dalam sehari yang kadarnya limapuluh ribu tahun.” (QS:70:3-4).

“Dan kamu lihat gunung-gunung itu, kamu sangka dia tetap di tempatnya. Padahal ia berjalan sebagaimana jalannya awan. (Begitulah) perbuatan Allah yang membuat dengan kokoh tiap-tiap sesuatu; sesungguhnya Allah Maha Mengetahui apa yang kamu kerjakan.” (QS: An-Naml:88).

“Allah bertanya: ‘Berapa tahunkah lamanya kamu tinggal di bumi?’ Mereka menjawab: ‘Kami tinggal (di bumi) sehari atau setengah hari, maka tanyakanlah kepada orang-orang yang menghitung.’ Allah berfirman: ‘Kamu tidak tinggal (di bumi) melainkan sebentar saja, kalau kamu sesungguhnya mengetahui’.” (QS: 23:122-114)

Apa itu teori bigbang? Bigbang adalah ledakan dahsyat sebelum ada nya alam semesta. Sebelum ledakan alam semesta hanya benda padat yang sangat panas, tekanan energi didalamnya mengakibatkan ledakan yang sangat dahsyat, Kemudian mengembang menjadi ruang alam semesta, yang mengembang dan terus mengembang. Terbentuklah galaksi-galaksi, bintang-bintang, dan planet planet.

Baca Juga :  Pemisahan Langit dan Bumi

“Dan apakah orang-orang yang kafir tidak mengetahui bahwasanya langit dan bumi itu keduanya dahulu adalah suatu yang padu, kemudian Kami pisahkan antara keduanya. Dan dari air Kami jadikan segala sesuatu yang hidup. Maka mengapakah mereka tiada juga beriman?” isi Surah Al Anbiya Ayat 30.

Itu misteri yang pertama Kemudian yang kedua adalah, manusia dihadapkan tentang ilmu Bagaimana inti dari suatu materi. Bagaimana bentuk terkecil dari suatu materi itu. Dulu orang berpendapat bahwa pasir terhalus di padang pasir adalah bentuk terkecil di alam semesta. Kemudian berkembang ilmu tentang atom sejak 400 tahun sebelum masehi di yunani kuno dan juga di india. Pendapat bahwa atom adalah partikel terkecil bertahan sangat lama. Dari sisi Bahasa, atom berarti sesuatu yang tidak bisa dibagi lagi. Ilmuwan-ilmuwan islam pun telah banyak berkarya tentang hal ini. Yaitu kalangan tasawuf islam yang Kala itu pusat ilmu pengetahuan umat islam ada di Andalusia, yaitu spanyol dan Portugal sekarang. Pada tahun 1800an, sudah berkembang sedemikan rupa, sampai dinyatakan bahwa setiap zat mempunya unsur-unsur yang berbeda. Yaitu atom-atom yang berbeda. Atom emas, atom perak, atom oksigen dan lain sebagainya. Kemudian pada tahun 1874, ditemukan elektron Yang tidak berselang lama dari penemuan ini, ditemukan pula bahwa ternyata elektron adalah pembawa arus listrik di kabel-kabel logam. Dan elektron-elektron ini pun dinyatakan bermuatan negatif. disini atom masih sebagai atom, yang bermuatan positif. Kemudian tahun 1909, ditemukan bahwa atom ternyata mempunya inti. Penemuan ini menyimpulkan bahwa muatan positif atom, terkonsentrasi didalam inti yang sangat kecil di tengah-tengah atom. Kemudian pada tahun 1913, ditemukan bahwa ada isotop-isotop dari unsur atom. Maksudnya ada varian-varian yang berbeda dari unsur yang sama, seperti isotop karbon, Isotop-isotop yang berbeda ini mempunya sifat materi yang berbeda. Dan pada 1932, ditemukan bahwa ternyata dengan isotop-isotop yang berbeda, inti dari atom unsur yang sama mempunya massa yang berbeda. Dan disimpulkan bahwa ada partike penyusun inti, yaitu proton yang bermuatan positif, Dan neutron yang bermuatan netral.

Baca Juga :  Menjawab Konspirasi Moon Landing

“Barangsiapa yang mengerjakan kebaikan sebesar zarrahpun, niscaya dia akan melihat (balasan)nya, Dan barangsiapa yang mengerjakan kejahatan seberat zarrahpun, niscaya dia akan melihat (balasan)nya pula” (QS Az- Zalzalah (Kegoncangan): 7-8)

“Katakanlah: “Serulah mereka yang kamu anggap (sebagai Tuhan) selain Allah, mereka tidak memiliki (kekuasaan) seberat zarrahpun di langit dan di bumi, dan mereka tidak mempunyai suatu sahampun dalam (penciptaan) langit dan bumi dan sekali-kali tidak ada di antara mereka yang menjadi pembantu bagi-Nya” (QS Saba’ (Kaum Saba’): 22).

Sampai disini ilmu pengetahuan telah mengenal 3 partikel terkecil, yaitu proton, neutron dan elektron. dan ilmu ini masih terus diajarkan di sekolah-sekolah, universitas-universitas. karena penemuan ini, berkembang pula bidang transportasi, kelistrikan, teknologi komputer, kedokteran, farmasi, dan lain sebagainya. dan kemudian pada tahun 1960an, ternyata ada sesuatu yang lebih kecil dari proton neutron dan elektron, sebenarnya ini sudah di identifikasi sebelumnya dengan dicurigainya adanya partikel kecil lain, yaitu photon, partikel yang memancarkan cahaya yang muncul saat pembakaran suatu reaksi kimia yang menimbulkan api. Ya cahaya api ini adalah cahaya yang dipancarkan oleh photon. Dan photon ini tidak mempunyai massa, dan hilang begitu saja keteka api hilang. dan ini lah partikel dasar penyusun materi proton neutron dan elektron. Yang menjadi pembahasan di bidang ilmu fisika kuantum. fermion yaitu quarks, leptons, antiquarks, antileptons, yang menyusun materi seperti proton elektron dan neutron. bahkan partikel ini menyusun anti-materi atau materi gelap, inipun merupkan istilah baru yang banyak orang belum tahu ,dan juga masih terus diteliti. ternyata Partikel-partikel dasar ini adalah gelombang-gelombang yang saling berinteraksi. Sehingga membentuk partikel-partikel yang bersifat berbeda.

Penemuan-penemuan ini semakin tertuju kepada hipotesis Bahwa, materi adalah cahaya yang terpadatkan. Karena mata manusia mempunyai keterbatasan dalam menangkap cahaya pada panjang gelombang tertentu. Kita tahu cahaya adalah energy. Semua materi yang dapat dilihat dengan mata manusia sebenarnya adalah tersusun dari gelombang-gelombang yang membawa energi yang tidak dapat kita lihat yang kita sebut cahaya. Inilah tentang partikel terkecil penyusun materi Kemudian kembali lagi ke big bang. Pada saat itu semesta hanya satu titik cahaya, benda yang panas dengan energy besar, kemudian meledak, materi menyebar ke seluruh penjuru dengan kecepatan jauh lebih cepat dari kecepatan cahaya. dari 2 hal ini sudah mengindikasikan bahwa ada sumber cahaya dari terciptanya alam semesta. Yang proses nya terjadi milyaran tahun dalam hitungan tahun manusia.

Liked it? Take a second to support 101 Kesalahan Flat Earth Indonesia on Patreon!

Content Protection by DMCA.com
 
%d blogger menyukai ini: