Bumi Bulat dan Bumi Datar
Waktu Baca: 5 Menit
Bagaimana reaksi anda ?
Like
Love
Haha
Wow
Sad
Angry
Bumi Bulat dan Bumi Datar
You have reacted on "Asal Usul Pendiri atau " A few seconds ago
logo bumi datar
Model yang menggambarkan Antartika sebagai dinding es yang mengelilingi bumi, yang berbentuk cakram. 101KFE Assistent | 101KFE.ID | Portal Education News

Society (juga dikenal sebagai International Society atau International Research Society) adalah sebuah yang memiliki keyakinan bahwa bumi berbentuk datar, bertentangan dengan fakta-fakta ilmiah yang menunjukkan bahwa bumi itu bulat. modernnya didirikan oleh seorang pria asal Inggris, Samuel Shenton pada 1956, dan kemudian dipimpin oleh Charles K. Johnson, yang menjadikan rumahnya di Lancaster, California, sebagai basis . ini tidak lagi aktif semenjak kematian Johnson pada 2001, namun baru-baru ini Society dimunculkan kembali oleh presiden barunya, Daniel Shenton.

Kepercayaan bahwa Bumi berbentuk datar merupakan ciri khas kosmologi kuno sampai sekitar abad keempat SM, ketika para filsuf Yunani kuno mulai berpendapat bahwa Bumi berbentuk bulat. Aristoteles adalah salah satu pemikir pertama yang mengajukan pendapat tentang pada 330 SM. Menjelang awal Abad Pertengahan, pengetahuan bahwa Bumi itu bulat menyebar luas di seluruh Eropa.

Hipotesis modern yang mendukung teori dicetuskan oleh seorang penemu asal inggris, (1816–1884). Berdasarkan penafsirannya mengenai -ayat tertentu di , Rowbotham mempublikasikan sebuah pamflet 16 halaman, yang kemudian ia kembangkan menjadi sebuah buku setebal 430 halaman berjudul Earth Not a Globe, yang menguraikan pandangannya. Berdasarkan sistem Rowbotham, yang dia sebut “Astronomi Zetetis”, bumi adalah sebuah cakram datar yang berpusat di Kutub utara dan dikelilingi oleh dinding es Antartika, sementara dan berjarak sekitar 4800 km (3000 mil) dan kosmos berjarak 5000 km (3100 mil) di atas bumi.

Rowbotham dan pengikutnya, seperti yang meneruskan hasil kerjanya, memperoleh perhatian publik dengan melakukan debat publik melawan para ilmuwan ternama. Salah satu debatnya, melibatkan naturalis terkemuka Alfred Russel Wallace, berkenaan dengan Percobaan (dan kemudian menyebabkan beberapa tuntutan hukum atas penipuan dan pencemaran nama baik). Rowbotham mendirikan Zetetic Society di Inggris dan New York, serta mengedarkan lebih dari seribu eksemplar .

Trending sekarang :  Proyeksi Peta

Setelah Rowbotham meninggal, Lady Elizabeth Blount, istri Sir Walter de Sodington Blount, mendirikan Universal Zetetic Society, menerbitkan majalah The Earth Not a Globe Review, dan terlibat aktif sampai awal abad dua puluh. Sebuah jurnal , Earth: a Monthly Magazine of Sense and Science, diterbitkan antara 1901–1904, dan disunting oleh Lady Blount sendiri. Pada 1901, dia mengulangi Percobaan yang dimulai oleh Rowbotham dan memotret efeknya. Hal ini memicu korespondensi di majalah English Mechanic dengan beberapa klaim yang menentang. Di kemudian hari, itu menjadi terkenal karena terlibat penipuan yang melibatkan praktik dental. Setelah Perang Dunia II, ini secara pelan-pelan mengalami kemunduran.

Pada 1956, Samuel Shenton mendirikan International Society sebagai penerus dari Universal Zetetic Society. Dia menjalankan ini dari kediamannya di Dover, Britania. Shenton lebih tertarik pada ilmu pengetahuan dan teknologi alternatif sehingga pada ini, penekanan pada argumen keagamaan jauh berkurang dibanding pada pendahulunya. Tidak lama setelah pendirian Society, buatan pertama berhasil diluncurkan. Foto-foto yang diambil oleh di luar angkasa kemudian memperlihatkan bahwa bumi adalah bulat. Akan tetapi Society tetap meyakini bahwa bumi itu datar. Shenton mengatakan, “Mudah sekali melihat bahwa foto seperti itu dapat memperdayai mata yang tak terlatih.”

Logo Flat Earth Society
Logo Society

Samuel Shenton berhasil menarik perhatian publik. Dia masuk New York Times pada Januari dan Juni 1964, ketika julukan “flat-earther” juga tergantung di lantai Dewan Rakyat Britania Raya di kedua arah.

ini juga berpendapat bahwa pendaratan di adalah palsu, dilakukan oleh Hollywood dan didasarkan pada naskah buatan Arthur C. Clarke. Mendengar hal ini, Clarke mengirim surat lelucon pada kepala administrator NASA yang berisi pernyataan bahwa dia belum dibayar atas karyanya yang digunakan oleh NASA.

Pada 1969, Shenton berhasil membujuk Ellis Hillman, seorang dosen Politeknik, untu menjadi presiden Society berikutnya. Namun tidak ada banyak bukti mengenai keterlibatannya dalam Society. Setelah Shenton wafat, Ellis Hillman menambahkan koleksi perpustakaan Shenton ke arsip Science Fiction Foundation, yang ikut ia dirikan.

Trending sekarang :  Garis Edar Bumi Datar QS. Yasin : 40

Shenton meninggal pada 1971 dan Charles K. Johnson mewarisi sebagian koleksi perpustakaan Shenton dari istri Shenton. Johnson lalu mendirikan dan menjadi presiden International Research Society of America and Covenant People’s Church di California. Di bawah kepemimpinannya, selama lebih dari tiga dekade berikutnya, Society berkembang sampai mencapai sekitar 3000 anggota. Johnson mengedarkan buletin, pamflet, peta, dan berbagai materi promosi lainnya pada siapapun yang meminta. Dia mengelola semua permohonan keanggotaan bersama-sama dengan istrinya, Marjory, yang juga seorang flat-earther. Buletinnya yang paling terkenal adalah News, yang merupakan tabloid triwulanan setebal empat halaman. Johnson membiayai semua ini dari iuran tahunan anggota, yang berkisar dari $6 sampai $10 selama masa kepemimpinannya.

Berikut ini adalah beberapa kepala berita dari buletin News selama tahun 1970-an dan awal 1980-an:

  • “Whole World Deceived… Except the Very Elect” (Desember 1977)
  • “Australia Not Down Under” (Mei 1978)
  • “Sun Is a Light 32 Miles Across” (Desember 1978)
  • “The Earth Has No Motion” (Juni 1979)
  • “Nikita Krushchev Father of NASA” (Maret 1980)
  • “Galileo Was a Liar” (Desember 1980)
  • “Science Insults Your Intelligence” (September 1980)
  • “World IS Flat, and That’s That” (September 1980)
  • “The Earth Is Not a Ball; Gravity Does Not Exist” (Maret 1981)

Model bumi terkini yang dibuat oleh Society memperlihatkan bahwa bumi berbentuk cakram, dengan Kutub Utara sebagai pusatnya sedangkan Kutub Selatan merupakan dinding es di pinggiran bumi.[18] Peta tersebut mirip dengan peta pada Perserikatan Bangsa-Bangsa, yang oleh Johnson digunakan untuk untuk memperkuat pendapatnya. Menurut model ini, dan masing-masing berdiameter 52 km (32 mil).

Bendera Perserikatan Bangsa-Bangsa
Perserikatan Bangsa-Bangsa

Society merekrut anggota dengan cara menentang Amerika Serikat dan lembaga-lembaganya, terutama NASA. Sebagian besar literatur pada masa-masa awalnya lebih berfokus dalam penafsiran secara harfiah, meskipun mereka juga berupaya memberikan bukti dan penjelasan ilmiah.

Perkumpulan ini mencapai 2,000 anggota pada masa puncaknya di bawah kepemimpinan Charles K. Johnson. ini harus menghadapi bukti ilmiah yang sangat banyak dan opini publik yang meyakini bahwa Bumi itu bulat. Istilah “flat-earther” kemudian digunakan untuk menyebut seseorang yang secara keras kepala berpegang pada ide-ide yang didiskreditkan atau ketinggalan zaman.

Trending sekarang :  Bagaimana cara kerja Televisi Satelit ?

Society mulai mengalami kemunduran pada tahun 1990-an, dan semakin terpuruk setelah terjadinya insiden kebakaran di kediaman Charles K. Johnson yang memusnahkan seluruh catatan dan data kontak anggota Society. Istri Johnson, yang ikut membantu mengelola database, meninggal tidak lama setelah itu. Charles K. Johnson sendiri meninggal pada 19 Maret 2001.

The Society of Canada didirikan oleh Leo Ferrari (1927-2010), seorang profesor filsafat di St Thomas University pada 1970, bersama dengan Raymond Fraser dan Alden Nowlan. ini aktif sampai sekitar tahun 1984. Tujuan mereka cukup berbeda Flath Earth Society lainnya. Mereka percaya masalah yang muncul pada zaman teknologi ini adalah kemauan masyarakat untuk menerima teori “pada keyakinan buta dan menolak bukti dari indra mereka sendiri.”

Mereka menerbitkan buletin berjudul The Official Chronicle dan mempromosikan gagasan mereka melalui dan pers. Tujuan utamanya adalah “untuk memerangi pendewaan yang menyesatkan,” “untuk memulihkan kepercayaan manusia dalam validitas persepsi sendiri,” dan ” ujung tombak untuk melarikan diri manusia dari penjara metafisik dan geometris.”

Pada November 2010, muncul forum diskusi Flath Earh Society di internet. Sementara forum lainnya yang juga berkaitan, yakni International Alliance of Groups, saat ini tidak lagi aktif. Society juga muncul di Twitter dan Facebook. Pada 2009, Society didirikan ulang dan anggotanya berjumlah 60 orang pada Maret 2010.

Pendukung Society pada masa kini tidak memiliki satu teori yang disetuju bersama. Tiap anggota memiliki gagasan yang berbeda mengenai bagaimana Bumi diciptakan. Beberapa mendukung gagasan bahwa sepenuhnya, sementara yang lain mendukung bentuk cakram.

Daniel Shenton telah membangkitkan kembali society. Dalam suatu artikel di The Guardian, Shenton mengatakan bahwa dia memiliki 60 anggota. Laporan tersebut juga menyatakan Shenton memiliki situs web yang di dalamnya terdapat buletin dari tahun 1970-an dan 80-an.”

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini