Bagaimana reaksi anda tentang artikel ini ?
+1

+1

2

+1

+1

+1

+1

70 / 100

Skor SEO

Novel atau 2019-nCoV, Nama resmi dari Cina. Malapetaka dari corona pertama kali terjadi pada 31 Desember 2019. Menyerang sekitar 44 orang dengan laporan kasus penyakit tidak dikenal. Kebanyakan orang yang terinfeksi ialah pemilik kios yang berjualan di pasar grosir makanan laut Huanan Wuhan.

Sementara banyak sekali orang sedang panik karena epidemi ini, sejumlah hoaks nggak bertanggung jawab tersebar di media sosial. Bahkan percaya pada media berbahasa Inggris itu nggak selamanya bisa jadi patokan. Media yang mirip koran nggak jelas yang bahasa Inggrisnya ndakik-ndakik juga banyak. Maka dengan niat yang begitu suci, meluruskan fakta dan pelintiran informasi virus corona adalah sebaik-baiknya tindakan dalam merespons informasi ini.

Pada 9 Januari 2020, pemerintah China berhasil mengidentifikasi virus pernapasan misterius yang menjangkit warganya. Itu tak lain disebabkan oleh virus corona jenis baru yang secara resmi telah diberi nama novel coronavirus atau 2019-nCoV oleh Centers for Disease Control and Prevention di Amerika Serikat.

Cross-sectional model of a coronavirus
Cross-sectional model of a coronavirus

Kata “corona” sendiri berasal dari bahasa Latin yang artinya crown atau mahkota. Diberi nama corona karena bentuk coronavirus tampak seperti mahkota saat dilihat menggunakan mikroskop. Bentuk mahkota ini ditandai oleh “Protein S” yang berupa sepatu, sehingga dinamakan spike protein, yang tersebar di sekeliling permukaan virus. “Protein S” inilah yang berperan penting dalam proses infeksi virus terhadap manusia.

Hot News :  Lapor Konten Hoaks Virus Corona di Portal Aduan Kominfo

Virus corona memiliki bentuk bulat dengan diameter sekitar 100-120 nanometer (nm). Oleh sebab itu, pencegahan infeksi virus corona akan sangat efektif dengan menggunakan masker yang berpori lebih kecil dari 100 nm.

Ketika beberapa video yang beredar di medsos memperlihatkan orang-orang China sedang makan kelelawar dan tikus hidup, saya termasuk orang yang termakan hoaks tersebut. Sambil jijik saya mengumpati kelakuan orang China yang demikian. Tapi aneh rasanya ketika orang-orang di Wuhan sedang berjuang habis-habisan, kita malah menciptakan narasi tentang stigma penduduk China itu sendiri.

Obrolan di media sosial kemudian berujung pada kesimpulan kalau virus corona ditimbulkan dari kebiasaan makan hewan eksotis yang cenderung awur-awuran karena makan hewan liar di China dianggap keren.

Virus ini belum terverifikasi berasal dari tikus dan kelelawar. Dugaan berkembangnya virus dari makanan yang dibeli di pasar makanan laut Huanan di Wuhan juga belum bisa dibuktikan.

Hot News :  Ciri-Ciri Berita Hoax

Faktanya 2019-novel coronavirus atau n-CoV 2019 masih satu keluarga dengan dua virus yang pernah menjadi pembunuh massal di dunia, yakni -CoV 2012 (Middle East Respiratory Syndrome-Corona Virus) dan -CoV 2002 (Severe Acute Respiratory Syndrome-Corona Virus). pertama kali diidentifikasi di Jeddah, Arab Saudi pada 2012. Virus ini kemudian menyebar ke 27 negara, menginfeksi 2.494 orang, dan membunuh 858 orang. SARS pertama kali muncul di Guangdong, China, pada 2002, menyebar ke 30 negara, menginfeksi 8.437 orang, dan mengakibatkan 813 orang meninggal dunia.

Kedua virus itu diduga sampai ke manusia lewat hewan. MERS dari unta, SARS dari kelelawar dan musang. Sekali lagi, hingga saat ini hewan pasti yang menjadi reservoir penyakit ini masih dalam dugaan lho ya.

    • Virus Corona Menewaskan Jutaan Orang Di dunia

Beredar informasi di internet bahwa 23 juta orang dikarantina, sementara 112 ribu orang meninggal dunia karena virus corona baru ini. Informasi yang bombastis tapi besar. Faktanya sampai artikel ini ditulis, tercatat lebih dari 2.800 kasus pasien terjangkit virus corona dan menewaskan 80 orang. Hitungan secara live mengenai pasien dan korban meninggal selalu diperbarui laman South China Morning Post dan kalian bisa cek di sini https://multimedia.scmp.com/widgets/china/wuhanvirus/#. Bagaimanapun, masih lebih ngeri virus influenza sebenarnya, yang kasusnya jutaan setiap tahun. Tapi bedanya, kita sudah kenal influenza dan bisa menanganinya dengan benar. Sedangkan virus corona baru ini masih jadi misteri bagi ahli virus, tambah lagi virus ini diduga terus bermutasi.

    • Virus Corona Adalah Senjata Biologis Yang diciptakan Cina dan Bill Gates Ikut Terlibat

Ketika orang Amerika dan Korea Utara sibuk perang nuklir, beberapa pihak sok-sokan memprediksi kalau orang China justru diam-diam bikin senjata biologis. Bahkan beberapa media menyampaikan narasi bahwa virus corona dibuat dalam laboratorium yang sengaja digunakan untuk senjata perang karena sifatnya yang mematikan.

Hot News :  Sally Ride, Astronaut Perempuan AS Pertama yang Pergi ke Luar Angkasa

Rumornya, Bill Gates juga ikut bertanggung jawab mendanai laboratorium percobaan senjata biologis di China ini. Sehingga pada dasarnya virus corona yang menjangkit masyarakat Wuhan timbul akibat kebocoran senjata biologis ini. Dari sekian hoaks yang beredar, konspirasi ini adalah yang paling jahara.

Faktanya virus corona diprediksi ditularkan dari hewan kepada manusia. Tidak ada bukti senjata biologis berupa virus yang sengaja dibuat China untuk memusnahkan penduduknya sendiri, sebagaimana tak ada bukti bahwa Bill and Melinda Gates Foundation mendanai laboratorium yang berhubungan dengan virus corona. Berikut video menyesatkan :

Bagaimana reaksi anda tentang artikel ini ?
+1

+1

2

+1

+1

+1

+1

Content Protection by DMCA.com