Bukti Bumi Mengelilingi Matahari
Bukti Bumi Mengelilingi Matahari
101KFE Assistant | Portal Education News

Bukti Mengelilingi , Pada awal perkembangan sains, orang-orang seperti , , & berpendapat bahwa alangkah lebih baik (untuk menjelaskan), lebih mudah (secara matematika) & lebih elegan (secara filosofis) bahwa berada di pusat, sementara & planet-planet berputar mengelilingi . Semua punya penjelasan yang memuaskan, secara teori untuk mengatakan hal itu. Sampai sekarang, pelajaran SMU fisika pun memberikan penjelasan yang jelas & memuaskan, bahwa memang demikian ada-nya. Massa yang jauh lebih besar daripada planet-planet membuat planet-planet harus tunduk pada ikatan , sehingga planet-planet tersebut bergerak mengitari sebagai pusat. Demikian dari hukum Gravitasi . Perumusan matematika-nya secara gamblang dan jelas dijelaskan oleh perumusan , hanya karena yang menjadi pusat sistem.

Kalau memang begitu ada-nya dan tidak percaya, bagaimana membuktikannya? Gampang, terbang saja jauh-jauh dari sistem tata surya ke arah kutub, dan lihatlah bagaimana beserta planet-planet bergerak mengitari . Tentu saja ini adalah pernyataan yang bersikap humor. Tapi ini memang menjadi pertanyaan penting, bagaimana membuktikannya? Bapak-bapak yang telah disebutkan tadi, tentu saja mempunyai pendapat yang berlaku sebagai hipotesa, dan harus bisa dibuktikan melalui pembuktian yang teramati/eksperimentasi. Apabila eksperimen berkesesuaian dengan hipotesa, maka hipotesa diterima dan itu menjadi teori. Bukankah demikian?

Baik, sekarang bagaimana membuktikannya? Satu-satu-nya cara membuktikan fenomena adalah melalui ilmu astronomi, yaitu ketika pengamatan dilakukan pada benda-benda lalu memberikan penjelasan ilmiah tentang apa yang sebenar-nya terjadi disana. Tentu tidaklah mudah memberikan bukti yang langsung bisa menjelaskan secara cespleng bahwa berputar mengitari , bukankah lebih mudah mengatakan kebalikannya? Tapi seperti yang telah disampaikan, itu akan menjadi tidak baik, tidak mudah dan tidak elegan untuk menyatakan demikian. Ternyata dari pengamatan astronomi menunjukkan bahwa memang yang mengitari . Tidak percaya?

Trending sekarang :
ISAAC NEWTON (1642-1727)

Bukti pertama, adalah yang ditemukan oleh James Bradley (1725). Pak Bradley menemukan adanya aberasi . Apa itu aberasi ? Bayangkan kita sedang berdiri ditengah-tengah hujan, dan air hujan jatuh tepat vertikal/tegak lurus kepala kita. Kalau kita menggunakan payung, maka muka & belakang kepala kita tidak akan terciprat air bukan? Kemudian kita mulai berjalan ke depan, perlahan-lahan & semakin cepat berjalan, maka seolah-olah air hujan yang tadi jatuh tadi, malah membelok dan menciprati muka kita. Untuk menghindari-nya maka kita cenderung mencondongkan payung ke muka. Sebetulnya air hujan itu tetap jatuh tegak lurus, tetapi karena kita bergerak relatif ke depan, maka efek yang terjadi adalah seolah-olah membelok dan menciprat ke muka kita.

Demikian juga dengan fenomena aberasi , sebetulnya posisi selalu tetap pada suatu titik di , tetapi dari pengamatan astronomi, ditemukan bahwa posisi mengalami pergeseran dari titik awalnya, pergeseran-nya tidak terlalu besar, tetapi cukup untuk menunjukkan bawha memang sebenar-nya lah yang bergerak.

Gambar 1
Gambar 1

Aberasi terjadi jika pengamat adalah orang yang berdiri ditengah hujan, dan arah cahaya adalah arah jatuhnya air hujan. Kemudian pengamat bergerak tegak ke muka, tegak lurus arah jatuhnya hujan. S menyatakan posisi , E posisi pengamat di . Arah sebenarnya relatif terhadap pengamat adalah ES, jaraknya tergantung pada laju cahaya. Kemudian BERGERAK pada arah EE’ dengan arah garis merepresentasikan lajunya. Ternyata pengamatan menunjukkan bahwa berada pada garis ES’ alih-alih ES, dengan SS’ paralel & sama dengan EE’. Maka posisi tampak binang bergeser dari posisi sebenarnya dengan sudut yang dibentuk antara SES’.Jika memang tidak bergerak, maka untuk setiap waktu, sudut SES’ adalah 0, tetapi ternyata sudut SES’ tidak nol. Ini adalah bukti yang pertama yang menyatakan bahwa memang bergerak.

Trending sekarang :
Bedanya Sosialisme Komunisme dan Marhaenisme

Bukti kedua adalah paralaks . Bukti ini diukur pertama kali oleh Bessel (1838). Paralaks bisa terjadi jika posisi suatu yang jauh, seolah-olah tampak ‘bergerak’ terhadap suatu yang lebih dekat. (Gb.2). Fenomena ini hanya bisa terjadi, karena adanya perubahan posisi dari akibat pergerakan terhadap . Perubahan posisi ini membentuk sudut p, jika kita ambil posisi ujung-ujung saat mengitari . Sudut paralaks dinyatakan dengan (p), merupakan setengah pergeseran paralaktik bilamana diamati dari dua posisi paling ekstrim.

180px

Bagaimana kita bisa menjelaskan fenomena ini? Ini hanya bisa dijelaskan jika mengitari , dan bukan kebalikannya.Bukti ketiga adalah adanya efek Doppler.

Sebagaimana yang telah diperkenalkan oleh , bahwa ternyata cahaya bisa dipecah menjadi komponen mejikuhibiniu, maka pengetahuan tentang cahaya menjadi sumber informasi yang sahih tentang bagaimana sidik jari (baca tulisan saya tentang “fingerprint of the star”) . Ternyata pengamatan-pengamatan astronomi menunjukkan bahwa banyak perilaku menunjukkan banyak obyek-obyek mempunyai sidik jari yang tidak berada pada tempat-nya. Bagaimana mungkin? Penjelasannya diberikan oleh Bpk. Doppler (1842), bahwa jika suatu sumber informasi “bergerak” (informasi ini bisa suara, atau sumber optis), maka terjadi “perubahan” informasi. Kenapa bergeraknya harus tanda petik? Ini bisa terjadi karena pergerakannya dalah pergerakan relatif, apakah karena pengamatnya yang bergerak? Atau sumber-nya yang bergerak?

Demikian pada sumber cahaya, jika sumber cahaya mendekat maka gelombang cahaya yang teramati menjadi lebih biru, kebalikannya akan menjadi lebih merah. Ketika Bumi bergerak mendekati , maka menjadi lebih biru, dan ketika menjauhi menjadi lebih merah.

Disuatu ketika, pengamatan bintang menunjukkan adanya pergeseran merah, tetapi di saat yang lain, bintang tersebut mengalami pergeseran Biru. Jadi bagaimana menjelaskannya? Ini menjadi bukti yang tidak bisa dibantah, bahwa ternyata Bumi bergerak (bolak-balik – karena mengitari ), mempunyai kecepatan, relatif terhadap bintang dan tidak diam saja.

Trending sekarang :
Anarko Adalah

Dengan demikian ada tiga bukti yang mendukung bahwa memang Bumi bergerak mengitari , dari aberasi (perubahan kecil pada posisi bintang karena laju Bumi), paralaks (perubahan posisi bintang karena perubahan posisi Bumi) dan efek Doppler (perubahan warna bintang karena laju Bumi).

Tentu saja bukti-bukti ini adalah bukti-bukti ILMIAH, dimana semua pemaknaan, pemahaman dan perumusannya mempergunakan semua kaidah-kaidah ilmiah, masuk akal dan ber-bobot kebenaran ilmiah. Apakah memang demikian adanya? Seperti yang ungkapkan, sampai detik ini belum ada teknologi yang bisa membuat kita bisa terbang jauh-jauh ke luar angkasa, sedemikian jauhnya sehingga bisa melihat memang begitulah yang sebenarnya. Tetapi, pembuktian metode ilmiah selama ini cukup sahih untuk menjawab banyak ketidak-pahaman manusia tentang posisi-nya di alam. Dan bukti-bukti yang telah disebutkan tersebut cukup untuk menjadi landasan untuk menjawab bahwa memang Bumi mengitari Matahari; dari pengetahuan Bumi mengitari Matahari, banyak hal-hal yang telah diungkap tentang alam semesta ini, sekaligus menjadi landasan untuk mencari jawab atas banyak hal yang belum bisa dijawab pada saat ini.

Illustrasi Heliosentris anda bisa melihatnya pada video Matahari Mengelilingi Galaksi Bima Sakti.

Content Protection by DMCA.com

Post Disclaimer

Informasi yang terkandung dalam pos ini hanya untuk keperluan informasi umum. Informasi ini disediakan oleh Bukti Bumi Mengelilingi Matahari dan sementara kami berusaha untuk menjaga agar informasi tetap terbaru dan benar, kami tidak membuat pernyataan atau jaminan dalam bentuk apa pun, tersurat maupun tersirat, tentang kelengkapan, keakuratan, keandalan, kesesuaian, atau ketersediaan dengan menghormati situs web atau informasi, produk, layanan, atau gambar terkait yang terdapat pada pos untuk tujuan apa pun. 101 Portal Education News

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini