Bukti Bumi Mengelilingi Matahari
ads

[media-credit id=”1″ align=”alignleft” width=”300″]Bukti Bumi Mengelilingi Matahari[/media-credit]

Bukti Mengelilingi , Pada awal perkembangan , orang-orang seperti , , & berpendapat bahwa alangkah lebih baik (untuk menjelaskan), lebih mudah (secara ) & lebih elegan (secara filosofis) bahwa berada di pusat, sementara & -planet berputar mengelilingi . Semua punya penjelasan yang memuaskan, secara untuk mengatakan hal itu. Sampai sekarang, pelajaran SMU pun memberikan penjelasan yang jelas & memuaskan, bahwa memang demikian ada-nya. yang jauh lebih besar daripada -planet membuat -planet harus tunduk pada ikatan , sehingga -planet tersebut bergerak mengitari sebagai pusat. Demikian dari hukum Gravitasi . Perumusan -nya secara gamblang dan jelas dijelaskan oleh perumusan , hanya karena yang menjadi pusat sistem.

ads

Kalau memang begitu ada-nya dan tidak percaya, bagaimana membuktikannya? Gampang, terbang saja jauh-jauh dari sistem ke arah , dan lihatlah bagaimana beserta -planet bergerak mengitari . Tentu saja ini adalah pernyataan yang bersikap humor. Tapi ini memang menjadi pertanyaan penting, bagaimana membuktikannya? Bapak-bapak yang telah disebutkan tadi, tentu saja mempunyai pendapat yang berlaku sebagai , dan harus bisa dibuktikan melalui pembuktian yang teramati/eksperimentasi. Apabila eksperimen berkesesuaian dengan , maka diterima dan itu menjadi . Bukankah demikian?

Baik, sekarang bagaimana membuktikannya? Satu-satu-nya cara membuktikan adalah melalui , yaitu ketika pengamatan dilakukan pada benda-benda lalu memberikan penjelasan tentang apa yang sebenar-nya terjadi disana. Tentu tidaklah mudah memberikan bukti yang langsung bisa menjelaskan secara cespleng bahwa berputar mengitari , bukankah lebih mudah mengatakan kebalikannya? Tapi seperti yang telah disampaikan, itu akan menjadi tidak baik, tidak mudah dan tidak elegan untuk menyatakan demikian. Ternyata dari pengamatan menunjukkan bahwa memang yang mengitari . Tidak percaya?

Trending sekarang :
Mengapa Upah Minimum Tiap Daerah Berbeda

Bukti pertama, adalah yang ditemukan oleh James Bradley (1725). Pak Bradley menemukan adanya aberasi . Apa itu aberasi ? Bayangkan kita sedang berdiri ditengah-tengah hujan, dan hujan jatuh tepat vertikal/tegak lurus kepala kita. Kalau kita menggunakan payung, maka muka & belakang kepala kita tidak akan terciprat bukan? Kemudian kita mulai berjalan ke depan, perlahan-lahan & semakin cepat berjalan, maka seolah-olah hujan yang tadi jatuh tadi, malah membelok dan menciprati muka kita. Untuk menghindari-nya maka kita cenderung mencondongkan payung ke muka. Sebetulnya hujan itu tetap jatuh tegak lurus, tetapi karena kita bergerak relatif ke depan, maka efek yang terjadi adalah seolah-olah membelok dan menciprat ke muka kita.

Demikian juga dengan aberasi , sebetulnya posisi selalu tetap pada suatu titik di , tetapi dari pengamatan , ditemukan bahwa posisi mengalami pergeseran dari titik awalnya, pergeseran-nya tidak terlalu besar, tetapi cukup untuk menunjukkan bawha memang sebenar-nya lah yang bergerak.

Gambar 1
1

Aberasi terjadi jika pengamat adalah orang yang berdiri ditengah hujan, dan arah cahaya adalah arah jatuhnya hujan. Kemudian pengamat bergerak tegak ke muka, tegak lurus arah jatuhnya hujan. S menyatakan posisi , E posisi pengamat di . Arah sebenarnya relatif terhadap pengamat adalah ES, jaraknya tergantung pada laju cahaya. Kemudian BERGERAK pada arah EE’ dengan arah garis merepresentasikan lajunya. Ternyata pengamatan menunjukkan bahwa berada pada garis ES’ alih-alih ES, dengan SS’ paralel & sama dengan EE’. Maka posisi tampak binang bergeser dari posisi sebenarnya dengan sudut yang dibentuk antara SES’.Jika memang tidak bergerak, maka untuk setiap , sudut SES’ adalah 0, tetapi ternyata sudut SES’ tidak nol. Ini adalah bukti yang pertama yang menyatakan bahwa memang bergerak.

Trending sekarang :
Cara Daftar Adsense Terbaru

Bukti kedua adalah paralaks . Bukti ini diukur pertama kali oleh Bessel (1838). Paralaks bisa terjadi jika posisi suatu yang jauh, seolah-olah tampak ‘bergerak’ terhadap suatu yang lebih dekat. (Gb.2). ini hanya bisa terjadi, karena adanya perubahan posisi dari akibat pergerakan terhadap . Perubahan posisi ini membentuk sudut p, jika kita ambil posisi ujung-ujung saat mengitari . Sudut paralaks dinyatakan dengan (p), merupakan setengah pergeseran paralaktik bilamana diamati dari dua posisi paling ekstrim.

180Px

Bagaimana kita bisa menjelaskan ini? Ini hanya bisa dijelaskan jika mengitari Matahari, dan bukan kebalikannya.Bukti ketiga adalah adanya efek .

Sebagaimana yang telah diperkenalkan oleh , bahwa ternyata cahaya bisa dipecah menjadi komponen mejikuhibiniu, maka pengetahuan tentang cahaya menjadi sumber yang sahih tentang bagaimana sidik (baca tulisan saya tentang “fingerprint of the ”) . Ternyata pengamatan-pengamatan menunjukkan bahwa banyak perilaku bintang menunjukkan banyak obyek-obyek mempunyai sidik yang tidak berada pada tempat-nya. Bagaimana mungkin? Penjelasannya diberikan oleh Bpk. (1842), bahwa jika suatu sumber “bergerak” ( ini bisa suara, atau sumber optis), maka terjadi “perubahan” . Kenapa bergeraknya harus tanda petik? Ini bisa terjadi karena pergerakannya dalah pergerakan relatif, apakah karena pengamatnya yang bergerak? Atau sumber-nya yang bergerak?

Demikian pada sumber cahaya, jika sumber cahaya mendekat maka cahaya yang teramati menjadi lebih biru, kebalikannya akan menjadi lebih merah. Ketika bergerak mendekati bintang, maka bintang menjadi lebih biru, dan ketika menjauhi menjadi lebih merah.

Disuatu ketika, pengamatan bintang menunjukkan adanya pergeseran merah, tetapi di saat yang lain, bintang tersebut mengalami pergeseran Biru. Jadi bagaimana menjelaskannya? Ini menjadi bukti yang tidak bisa dibantah, bahwa ternyata Bumi bergerak (bolak-balik – karena mengitari Matahari), mempunyai kecepatan, relatif terhadap bintang dan tidak diam saja.

Trending sekarang :
Bedanya Sosialisme Komunisme dan Marhaenisme

Dengan demikian ada tiga bukti yang mendukung bahwa memang Bumi bergerak mengitari matahari, dari aberasi (perubahan kecil pada posisi bintang karena laju Bumi), paralaks (perubahan posisi bintang karena perubahan posisi Bumi) dan efek (perubahan warna bintang karena laju Bumi).

Tentu saja bukti-bukti ini adalah bukti-bukti , dimana semua pemaknaan, pemahaman dan perumusannya mempergunakan semua kaidah-kaidah , masuk akal dan ber-bobot kebenaran . Apakah memang demikian adanya? Seperti yang ungkapkan, sampai detik ini belum ada yang bisa membuat kita bisa terbang jauh-jauh ke , sedemikian jauhnya sehingga bisa melihat memang begitulah yang sebenarnya. Tetapi, pembuktian metode selama ini cukup sahih untuk menjawab banyak ketidak-pahaman tentang posisi-nya di . Dan bukti-bukti yang telah disebutkan tersebut cukup untuk menjadi landasan untuk menjawab bahwa memang Bumi mengitari Matahari; dari pengetahuan Bumi mengitari Matahari, banyak hal-hal yang telah diungkap tentang ini, sekaligus menjadi landasan untuk mencari jawab atas banyak hal yang belum bisa dijawab pada saat ini.

Illustrasi anda bisa melihatnya pada Matahari Mengelilingi Galaksi Bima Sakti.

Content Protection By Dmca.com

Post Disclaimer

Informasi yang terkandung dalam pos ini hanya untuk keperluan informasi umum. Informasi ini disediakan oleh Bukti Bumi Mengelilingi Matahari dan sementara kami berusaha untuk menjaga agar informasi tetap terbaru dan benar, kami tidak membuat pernyataan atau jaminan dalam bentuk apa pun, tersurat maupun tersirat, tentang kelengkapan, keakuratan, keandalan, kesesuaian, atau ketersediaan dengan menghormati situs web atau informasi, produk, layanan, atau gambar terkait yang terdapat pada pos untuk tujuan apa pun. 101 Portal Education News

ads

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini