dewa atlas bumi
ads

Bulat dan Datar, “Coba lo jelasin dong kenapa bisa dibilang datar?” itu membuka diskusi anak-anak muda di sebuah kafe di kawasan Cilandak, Selatan akhir pekan lalu. Perdebatan ringan pun muncul dalam diskusi yang dihadiri mereka yang berlatar ragam profesi. Mereka adalah anak-anak muda yang gelisah dan penasaran terhadap “hal baru”. Diskusi malam itu akhirnya membuahkan kesepakatan membentuk sebuah komunitas . Mereka sepakat memverifikasi semua alibi yang menjadi landasan para penganut datar yang pengikutnya banyak di ().

datar sudah menjadi obrolan maya sejak beberapa lalu. Perdebatannya bahkan sudah ada sejak lebih dari satu silam. Topik ini kembali menjadi pembicaraan hangat di dalam beberapa pekan terakhir. Di era digital, yang simpang siur bermunculan sehingga memunculkan beragam . Salah satunya intrik bisnis di balik perdebatan. “Kalau ini ramai, bisa jadi peluang bisnis jual kaos datar nih”, celetuk seorang peserta diskusi. Benarkah kampanye ujung-ujungnya soal bisnis dan uang? Bagi penggiat , mereka mencoba menentang apa yang disebut para “Elit ” yang menguasai semua lini dari militer, , science. Termasuk soal keberadaan National Aeronautics and Space Administration () yang dianggap penuh “Elit ”. Akhir dari alibi mereka adalah mempertanyakan sistem keuangan ekonomi termasuk keberadaan dan IMF yang menjadi uang dan utang bagi -negara di . Juga menyangkut bisnis besar para elit , salah satunya bisnis peluncuran bernilai ribuan triliun rupiah. “ adalah simbol perlawanan terhadap sistem yang zalim”, jelas sebuah tentang .

ads
Trending sekarang :
Gravitasi Hukum Galileo Galilei
Bumi
[/Media-Credit] Sebuah Illustrasi Bentuk
  • Mempertanyakan Soal Uang

Para penganut memang menggunakan -teori dan logis. Gambaran ringan soal pemikiran dapat dilihat dari flatearth101..com yang menampilkan 9 rinci menjelaskan dari A sampai Z berbagai alasan logis untuk menunjang konsepsi mereka. Setidaknya ada tiga alasan logis mereka yang mudah dicerna oleh kalangan awam.

Pertama, soal pembuktian datar dari meneropong yang berlayar di tengah lautan. Dengan , yang berlayar terlihat utuh meski jaraknya sangat jauh dari pandangan mata. ini mencoba mematahkan “kebenaran” umum yang sudah dipercayai selama 500 bahwa layar kapal di lautan akan muncul lebih dahulu saat dilihat dari kejauhan, karena terhalang lengkungan permukaan .

Kedua, hukum . Hukum ini sebagai bukti untuk mendukung gagasan mereka bahwa benda yang makin jauh maka wujudnya makin mengecil bahkan makin tak terlihat hingga menghilang. Konsepsi datar meyakini memiliki titik pusat yaitu sedangkan garis lingkar tengah () merupakan garis lintasan dan yang tingginya berdekatan dengan yang datar. Kedua benda itu memutari bumi. Kejadian terbit dan terbenamnya adalah konsekuensi dari hukum tadi.

Ketiga, yang menjadi andalan mereka yaitu soal jalur penerbangan pesawat komersial di yang tak pernah melintas di sisi selatan bumi, padahal menurut mereka itu merupakan terdekat untuk menghubungkan dan -negara di bagian selatan. Kenyataannya perjalanan pesawat udara berputar jauh bila menggunakan bumi bulat (), tapi dengan dianggap lebih logis karena jalur penerbangan antar dan berada dalam garis lurus.

Intinya, dengan maka konsepsi penggunaan sebuah kebohongan besar. Sistem yang selama ini buah karya dari tak lain hanya sebuah sederhana dengan menggunakan menara-menara relay antar . Mereka percaya tak bisa menembus angkasa karena ada selubung atau perisai yang tak bisa ditembus . Mereka juga mempertanyakan soal bisnis dan keberadaan lembaga antariksa () yang dianggap jadi dalang kebohongan soal konsepsi bumi bulat. Berdasarkan Union of Concerned Scientists (UCS), hingga Desember 2015 tercatat ada 1.381 yang ada di dan masih beroperasi, meliputi komersial, , militer, dan sipil. Harga sebuah tentunya beragam, tapi sebagai gambaran mengacu pada milik PT. Rakyat Tbk (BRI), yang belum lama meluncur ke pada 18 Juni 2016, harganya Rp3,375 triliun. Artinya bisnis di sedikitnya Rp4.660,87 triliun. Angka ini belum menghitung harga yang lebih mahal dan yang sudah tak beroperasi lagi. Para society memandang sebagai badan yang tak kredibel. bagi mereka sebuah badan yang sulit diaudit, dan menjadi bagian dari “Elit ” untuk melanggengkan dogma science yang mereka anggap sesat. Pemikiran para penggiat tentunya banyak menuai kontra terutama dari mereka yang selama ini sudah meyakini bumi bulat seperti kebanyakan orang di ini.

Kepala Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional () Thomas Djamaluddin termasuk yang gerah dengan adanya kampanye ini. Ia mengunggah status di soal sangkalan tentang flat earth. Thomas mengimbau masyarakat agar menganggap dan segala kampanye flat earth hanya sebagai tontonan fiksi, dan tak perlu ditanggapi serius.

Banyak yang bertanya soal bangkitnya kembali pemahaman “Flat Earth”. Pemahaman itu tergolong pseudo science alias semu. Dikemas seolah-olah , sesungguhnya tidak mempunyai dasar sama sekali. Ketika dikaitkan dengan -dalil Al-, itu pun berdasarkan tafsir lama. Abaikan saja pemikiran “Flat Earth” tersebut, seru Thomas dalam akun -nya yang diunggah dua pekan lalu. Apapun sanggahan kaum yang tak senapas dengan penggiat flat earth, tapi kampanye cukup sukses menjadi viral di publik. Dalam mesin pencarian , kata “flat earth” membuahkan 13.500.000 hasil pencarian (0,68 detik). Sebuah angka yang sangat besar, meski masih kalah jauh dengan pencarian kata “pokemon go” yang menghasilkan 49.600.000 hasil (0,39 detik). Fakta lain keberadaan kampanye masif flat earth memunculkan anggapan bahwa konsepsi ini ditunggangi sebagai sarana mencari uang atau bisnis.

Para anggota flat earth society mulai melancarkan teorinya di maya sejak 2004. Sampai pada November 2010, muncul forum diskusi soal gagasan ini di jejaring seperti Twitter dan . Saking populernya, Bad Religion sebuah band beraliran punk yang dibentuk pada 1979 di Southern , membuat lagu yang berjudul “flat earth society”. merupakan markas flat earth society yang jumlah anggotanya di hingga 2014 hanya 554 orang. Populernya istilah flat earth, langsung ditunggangi oleh bisnis. Misalnya sebuah perusahaan jasa desain asal Bristol Inggris menggunakan merek dagang “flat earth”. Flat earth juga dipakai sebagai nama untuk perusahaan logistik hingga operator petualangan arung jeram. Tak sampai di situ, flat earth jadi sebuah judul yang mengungkap skandal penyadapan telepon yang mengguncang media, pimpinan Rupert Murdoch beberapa lalu. Nick Davies, seorang wartawan surat kabar , London, membuat laporan tentang hal itu pada 2009 dan membukukannya pada 2012. “Davies, penulis laris “” bermaksud untuk memberikan komentar tentang skandal News International, termasuk fakta-fakta baru, kata penerbit seperti dikutip dari Antara. Selain itu, bangkitnya pemikiran soal tentunya akan memberikan peluang lebih besar bagi perusahaan-perusahaan swasta yang menawarkan pelesir ke .

Orang-orang seperti Richard Branson (), Jeff Bezos (), dan Elon Musk () bakal dapat durian runtuh dengan rasa penasaran orang untuk melihat bumi dari angkasa. Pada 28 April 2001, Dennis Tito menjadi turis pertama yang berlibur di . Biaya yang dikeluarkan Tito hingga 20 juta dolar atau kira-kira Rp266,7 miliar. Sayangnya itu, para komunitas flat earth society sedang tenggelam, belum terkenal seperti sekarang ini. Masih belum percaya flat earth ujung-ujungnya soal uang? “Sorry. Out of Stock”. Demikian pengumuman bagian penjualan kaos dan souvenir komunitas flat earth society dalam resminya www.theflatearthsociety.org. Mereka menerima pembayaran Paypal atau Bitcoin untuk setiap pembelian kaos dan souvenir seperti gantungan kunci, stiker, pos, magnet dan lain-lain seputar flat earth. Perdebatan antara penganut bumi bulat dan datar bakal tak berakhir karena masing-masing pihak punya bukti-bukti yang mereka yakini benar. Namun, hanya satu hal yang bisa menyatukan mereka, ya apalagi kalau bukan soal uang. Sebuah uang koin bisa menggambarkan sebagai jalan tengah bagi perseteruan keduanya. Dari uang koin bisa ditengahi perbedaan itu dan tak bisa disanggah. Uang koin berbentuk bulat dan sekaligus datar. Masih ada yang berani menyangkal ?

Content Protection By Dmca.com

Post Disclaimer

Informasi yang terkandung dalam pos ini hanya untuk keperluan informasi umum. Informasi ini disediakan oleh Bumi Bulat dan Bumi Datar dan sementara kami berusaha untuk menjaga agar informasi tetap terbaru dan benar, kami tidak membuat pernyataan atau jaminan dalam bentuk apa pun, tersurat maupun tersirat, tentang kelengkapan, keakuratan, keandalan, kesesuaian, atau ketersediaan dengan menghormati situs web atau informasi, produk, layanan, atau gambar terkait yang terdapat pada pos untuk tujuan apa pun. 101 Portal Education News

ads

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini