Waktu Baca: 2 Menit
Bagaimana reaksi anda ?
Like
Love
Haha
Wow
Sad
Angry
You have reacted on "COVID 19, atau Tidak Bisa Hi..." A few seconds ago

Dikutip dari DW News, Perhimpunan Dokter Nahdlatul Ulama, VOI, Coronavirus COVID-19 Global Cases , atau hampir tidak bisa hidup di iklim tropis seperti Indonesia.

Hingga saat ini Indonesia masih steril dari wabah . Ahli mikrobiologi dari Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (FKUI) menyebut iklim tropis membuat menjadi inaktif.

Sampai saat ini Indonesia masih bersih dari infeksi (2019-nCoV). Sebagian orang mengatakan tidak akan tahan di lingkungan yang panas. Diketahui menurut data dari BMKG (Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika) suhu rata-rata di Indonesia paling tinggi adalah 35-37 derajat celcius.

Trending sekarang :  Peta Sebaran COVID-19 Khusus Provinsi Jatim

Ahli mikrobiologi, dari Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (FKUI), dr. R. Fera Ibrahim, MSc, SpMK(K), PhD pun membenarkan bahwa akan mudah mati bila terkena panas. “Pengaruh iklim tropis, karena sinar matahari itu membantu juga kita untuk inaktifkan ,” kata dr. Fera, pada Kamis (30/01). Menurutnya dalam pengalaman wabah  Severe Acute Respiratory Syndrome (terdahulu, masyarakat Indonesia juga tidak ada yang sampai terinfeksi.

“Berdasarkan yang sudah diteliti, sinar matahari itu mampu meinaktifkan ,” ucap dr. Fera. “Jadi kalau virusnya yang terpercik (batuk atau bersin) itu terkena sinar matahari, dia bisa inaktif. Tidak akan menginfeksi manusia, tapi tetap pola hidup sehatnya harus bagus,” pungkasnya.

  • Tingkatkan pola hidup sehat

Wabah 2019-nCoV memang sudah menyebar ke berbagai , termasuk ke tetangga Singapura dan Malaysia. Selain Indonesia, Filipina sampai saat ini juga masih ‘steril’ dari tersebut. Belum ada kasus yang terkonfirmasi positif sejauh ini.

Trending sekarang :  Pembatasan Sosial Berskala Besar

Direktur Jenderal Pelayanan Kesehatan Kemenkes RI, dr. Bambang Wibowo, SpOG(K), berpendapat hal ini juga dipengaruhi pola hidup sehat serta doa. “Makanya kita doa itu penting, menjaga perilaku hidup sehat, kemudian doa lagi. Kalau ada apa-apa segera periksa, dan jangan percaya sama informasi yang tidak benar,” ucap dr. Bambang.

Wakil Ketua DPR Komisi IX, Emanuel Melkiades Laka Lena juga mengakui penanganan dan pencegahan di Indonesia sudah jauh lebih baik dari wabah penyakit sebelumnya. “Di semua titik masuk negeri ini, itu dalam pengendalian Kemenkes dan pihak yang terkait. Keluar masuk Wuhan pun sudah dikontrol,” katanya.

“Dukungan dari pihak TNI juga sudah sangat membantu. Saya kira ini penanganannya kali ini jauh lebih baik dari dan sebagainya,” lanjutnya.

Trending sekarang :  Pers Presiden RI Tentang Lockdown

Pantauan pada map CSSE atau COVID 19 Global Cases  adalah bersifat realtime setiap waktu (update 24 jam).

Syarat : anda diharapkan menggunakan koneksi internet stabil agar mendapatkan informasi secara cepat, tunggu waktu 1-2 menit untuk meload atau memanggil database pada server utama jika koneksi internet anda lambat karena data ini di ambil di seluruh dunia.

2 KOMENTAR

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini