Fitur Lapisan Pengamanan Whatsapp dengan Sidik Jari

51 / 100

SEO Score

WhatsApp mengumumkan sebuah fitur baru di Android, yakni penguncian aplikasi dengan pemindai sidik jari. Fitur ini sebelumnya sudah dirilis di perangkat iOS pada awal 2019. Dengan mengaktifkan fitur ini, artinya pengguna harus menggunakan sidik jari untuk membuka kunci aplikasi. Hal ini berlaku bahkan setelah si pengguna membuka kunci smartphone mereka. Kunci dengan sidik jari memperkuat lapisan pengamanan di aplikasi WhatsApp, serupa dengan yang biasa ditemukan di aplikasi perbankan. Pembaruan ini belum ada di semua negara. Fitur ini bisa ditemukan di menu Account yang ada di bawah menu Setting. Setelah itu, pengguna membuka opsi Privacy dan pada bagi542an bawah, terdapat fitur Fingerprint Unlock. Pada menu Fingerprint Unlock itu, pengguna bisa memilih berapa lama aplikasi akan terkunci setelah smartphone didiamkan.

Kunci sidik jari bisa diterapkan sesegera mungkin (immediately), setelah 1 menit, dan maksimal setelah 30 menit. Ada juga opsi toggle untuk mencegah konten di dalam pesan terlihat di notifikasi.

Baca Juga :  "Atap yang Terpelihara" Menurut Sains Modern dan Al-Quran

Belum ada Penguncian dengan Wajah

Informasi mengenai kehadiran fitur ini di Android dilaporkan pertama kali oleh blog WABetaInfo. Fitur ini telah hadir pada versi beta sejak Agustus lalu. Mengutip laman The Verge, Jumat (1/11/2019), fitur keamanan biometrik yang ada di iOS meliputi dukungan TouchID dan FaceID. Sementara untuk Android sepertinya terbatas hanya pada pengamanan dengan sidik jari. Pasalnya, belum ada pengumuman mengenai fitur keamanan face unlock pada WhatsApp di Android.

Liked it? Take a second to support 101 Kesalahan Flat Earth Indonesia on Patreon!

Content Protection by DMCA.com
 
%d blogger menyukai ini: