Ilustrasi. Pelaku industri menganggap frekuensi 3,5 Ghz cocok digunakan untuk jaringan 5G
Bagaimana reaksi anda tentang artikel ini ?
+1

+1

1

+1

+1

+1

+1

67 / 100

Skor SEO

Estimasi Waktu Baca: 2 menit

Gegap gempita implementasi konektivitas di tengah gencar digaungkan pemerintah. Setidaknya ada sejumlah opsi , tetapi 3,5 GHz dinilai paling cocok digunakan untuk jaringan 5G. Menurut PR Manager Oppo Aryo Meidianto, frekuensi 3,5 GHz sudah digunakan oleh negara-negara yang telah menerapkan 5G. “Umumnya memang menggunakan frekuensi 3,5 GHz misal kalau ada hujan, jaringan akan baik-baik saja,” tuturnya kepada awak media saat uji coba 5G di kantor Smart Office Batam, Kepulauan Riau, Kamis (28/11). Sementara itu, frekuensi 2,6 GHz atau 2,8 GHz biasanya digunakan untuk sektor industri. Sebab, sifatnya hanya untuk satu tempat.

Hot News :  Mengenal Roket Falcon

“Frekuensi 2,6 GHz dan 2,8 GHz biasanya industri yang pakai. Kalau industri sifatnya hanya satu tempat, tidak seluas 3,5 GHz,” ucap Aryo. Namun, pihaknya bakal patuh dengan keputusan pemerintah terkait frekuensi yang akan dijadikan penopang jaringan 5G. Dalam hal ini diwakili Kementerian dan (). Jika Indonesia menggunakan frekuensi di bawah 3,5 GHz yakni 2,6 GHz atau 2,8 GHz, Oppo bakal membuat perangkat baru yang mendukung frekuensi tersebut. “Karena di sini [Indonesia] tidak pakai 3,5 GHz, mau tidak mau harus bikin perangkat baru yang modemnya support 2,6 GHz atau 2,8 GHz. Masalahnya kalau tidak 3,5 GHz, masyarakat Indonesia yang pergi ke luar negeri nantinya tidak bisa terkoneksi dengan jaringan 5G di sana,” pungkas Aryo.

Uji coba konektivitas 5G di kantor TSO Batam pun turut dihadiri Direktur Jenderal Perangkat Pos dan Informatika Kemenkominfo Ismail. Dia mengatakan pihaknya siap meluncurkan frekuensi 2,6 GHz dan diklaim sudah banyak vendor yang tengah menyiapkan ekosistem pada frekuensi tersebut. Saat sesi tanya jawab dengan wartawan, Ismail sempat menyinggung frekuensi 3,5 GHz bakal digunakan untuk peluncuran satelit Indonesia berikutnya. “Frekuensi 3,5 GHz sudah kita sampaikan, kita ada satelit. Bagi Indonesia yang negara kepulauan satelit itu keharusan,” tutur Ismail.

Hot News :  Instagram Hapus Tombol IGTV

Meski begitu, Kemenkominfo meminta Telkomsel untuk melakukan uji coba menggunakan frekuensi 3,5 GHz guna melihat seberapa jauh implikasi 5G pada satelit Indonesia. “Maka dari itu saya berharap dan Telkomsel bisa bekerjasama melakukan uji coba 3,5 GHz sehingga kita mendapatkan kesimpulan apakah frekuensi itu cocok atau tidak,” pungkas Ismail.

Bagaimana reaksi anda tentang artikel ini ?
+1

+1

1

+1

+1

+1

+1

Liked it? Take a second to support 101 Kesalahan Flat Earth Indonesia | Debunking Flat Earth on Patreon!

Frekuensi 3,5 GHz Cocok untuk Jaringan 5G 1

Content Protection by DMCA.com