Herd Immunity
Waktu Baca: 4 Menit
Bagaimana reaksi anda ?
Like
Love
Haha
Wow
Sad
Angry
Herd Immunity e1589768840797
You have reacted on ", atau kekebala..." A few seconds ago

atau (bahasa Inggris: ) adalah suatu bentuk perlindungan tidak langsung dari penyakit menular yang terjadi ketika sebagian besar populasi menjadi kebal terhadap infeksi, baik melalui infeksi sebelumnya atau vaksinasi, sehingga individu yang tidak kebal ikut terlindungi. Dalam populasi yang sebagian besar individunya memiliki kekebalan (mereka ini tidak mungkin berkontribusi pada penularan penyakit), rantai infeksi kemungkinan besar terganggu sehingga penyebaran penyakit akan terhenti atau terhambat. Semakin besar proporsi individu yang kebal dalam suatu populasi, semakin kecil kemungkinan individu yang tidak kebal akan bersentuhan dengan individu yang terinfeksi. Hal ini akan membantu melindungi individu yang tidak kebal dari infeksi.

Herd Immunity, Kekebalan kelompok atau kekebalan kawanan
, atau 101KFE Assistent | 101KFE.ID | Portal Education News

Seseorang dapat menjadi kebal dengan cara pulih dari infeksi sebelumnya atau melalui vaksinasi. Beberapa individu tidak dapat menjadi kebal karena alasan medis, seperti imunodefisiensi atau imunosupresi, sehingga bagi orang-orang seperti ini, merupakan cara perlindungan yang sangat penting. Setelah ambang atau angka tertentu tercapai, akan menghilangkan penyakit dari suatu populasi secara bertahap. Penghilangan penyakit ini, jika terjadi di seluruh , dapat mengurangi jumlah infeksi menjadi nol secara permanen, yang disebut eradikasi atau pemberantasan penyakit. yang dibentuk melalui vaksinasi berkontribusi pada pemberantasan variola pada tahun 1977 dan berkontribusi terhadap pengurangan frekuensi penyakit lainnya. tidak berlaku untuk semua penyakit dan hanya untuk penyakit yang sifatnya menular, yaitu penyakit yang dapat ditularkan dari satu orang ke orang lain. Tetanus, misalnya, bersifat infeksius tetapi tidak menular, sehingga tidak berlaku.

Trending sekarang :  Penggunaan Bintang Daud Pada Muslim dan Berbagai Agama (Heksagram)
kekebalan kawanan
atau () adalah konsep epidemiologis yang biasanya digunakan untuk menggambarkan bagaimana suatu populasi dilindungi dari penyakit tergantung pada tingkat orang yang divaksinasi. 101KFE Assistent | 101KFE.ID | Portal Education News

Istilah “” pertama kali digunakan pada tahun 1923. diakui sebagai fenomena yang terjadi secara alami pada 1930-an, ketika diamati bahwa setelah sejumlah besar anak menjadi kebal terhadap campak, jumlah infeksi baru ternyata menurun untuk sementara waktu, termasuk di antara anak-anak yang rentan. Sejak saat itu, vaksinasi massal umum dilakukan untuk memicu timbulnya dan terbukti berhasil mencegah penyebaran banyak penyakit menular. Penolakan terhadap vaksinasi menghambat timbulnya dan memungkinkan penyakit yang sebenarnya dapat dicegah tetap ada atau kembali muncul pada masyarakat yang memiliki tingkat vaksinasi yang tidak memadai.

Trending sekarang :  Sekolah Diliburkan atau Ditutup : Bagaimana Cara Belajar di Negara Lain?

Polio dan difteri adalah contoh penyakit yang seharusnya sudah hilang namun muncul kembali di Indonesia akibat kelalaian dan sikap anti vaksin. Di Aceh, hanya 8% anak yang divaksin MR (measles and rubella – campak dan campak jerman), sementara target pemerintah adalah 95% vaksinasi baru dapat terbentuk .

Kotak atas menunjukkan wabah pada populasi ketika beberapa orang terinfeksi (ditunjukkan dengan warna merah) dan sisanya sehat tetapi tidak kebal (ditunjukkan dengan warna biru); penyakit ini menyebar dengan bebas ke seluruh populasi. Kotak tengah menunjukkan populasi dengan sejumlah kecil orang telah kebal (ditunjukkan dengan warna kuning); mereka yang tidak kebal akan terinfeksi, sedangkan orang yang kebal tidak terinfeksi. Pada kotak bawah, sebagian besar populasi telah kebal; hal ini mencegah penyakit menyebar secara signifikan, termasuk menyebar ke orang yang belum kebal. Dalam dua situasi pertama, sebagian besar orang sehat yang tidak kebal menjadi terinfeksi, sedangkan pada situasi terakhir, hanya seperempat dari orang sehat yang tidak kebal menjadi terinfeksi.
Kotak atas menunjukkan wabah pada populasi ketika beberapa orang terinfeksi (ditunjukkan dengan warna merah) dan sisanya sehat tetapi tidak kebal (ditunjukkan dengan warna biru); penyakit ini menyebar dengan bebas ke seluruh populasi. Kotak tengah menunjukkan populasi dengan sejumlah kecil orang telah kebal (ditunjukkan dengan warna kuning); mereka yang tidak kebal akan terinfeksi, sedangkan orang yang kebal tidak terinfeksi. Pada kotak bawah, sebagian besar populasi telah kebal; hal ini mencegah penyakit menyebar secara signifikan, termasuk menyebar ke orang yang belum kebal. Dalam dua situasi pertama, sebagian besar orang sehat yang tidak kebal menjadi terinfeksi, sedangkan pada situasi terakhir, hanya seperempat dari orang sehat yang tidak kebal menjadi terinfeksi.
Trending sekarang :  Danau Lake Pontchartrain Membuktikan Adanya Lengkungan

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini