illustrasi planet
Bagaimana reaksi anda tentang artikel ini ?
+1

+1

+1

+1

+1

+1

54 / 100

Skor SEO

Estimasi Waktu Baca: 2 menit

Tidak ada di kita yang benar-benar sama. Meski begitu, para peneliti mengelompokkan mereka ke dalam berbatu (, , Merkurius, Mars); planet gas (Saturnus dan ); planet es raksasa (Neptunus dan Uranus); serta planet kerdil (Pluto dan Ceres).

Kini, para ilmuwan menemukan jenis planet baru yang belum pernah diketahui sebelumnya. Yakni, planet yang sangat ‘lembut’ dan ‘ringan’. Dari semua , menurut peneliti, setidaknya ada beberapa–kurang dari 15–yang memiliki tekstur tersebut. Tiga planet muda yang mengorbit 51 dengan 2.600 tahun cahaya diketahui memiliki ukuran seperti Jupiter, tapi massa-nya hanya 1% dari planet terbesar tersebut. Dengan kata lain, kepadatan tiga planet itu sangat rendah. Dan faktanya, mereka merupakan planet paling gembung dan terlembut yang pernah ada–kepadatannya bahkan lebih rendah dari 0,1 gram per sentimeter kubik.

Dalam siaran persnya, para ilmuwan mengatakan, tekstur planet ini mirip seperti permen kapas. “Ini merupakan contoh nyata dari betapa menakjubkannya eksoplanet secara umum,” ungkap Zachory Berta-Thompson, peneliti eksoplanet dari University of Colorado Boulder (UC Boulder)

Hot News :  Eratosthenes dan Keliling Bumi

Perbandingan tekstur planet di Kepler 51 dengan Tata Surya.
Perbandingan tekstur planet di Kepler 51 dengan Tata Surya.

Tiga planet tersebut sebenarnya ditemukan pada 2012, tetapi baru pada 2014 lah, rendahnya kepadatan mereka diketahui. Para peneliti menggunakan simulasi komputer untuk melihat kondisi atmosfer seperti apa yang bisa menghasilkan planet seperti kepulan yang sangat rendah kepadatannya. Hasilnya menunjukkan bahwa itu merupakan campuran hidrogen dan helium dengan lapisan metana di ketinggian.

Karena planet tersebut masih sangat muda, diperkirakan kondisi ‘permen kapas’ bisa jadi merupakan tahap sementara dalam perkembangan mereka. “Faktanya kita melihat mereka dalam tahap perkembangan. Ini langka karena kita jarang mendapat kesempatan untuk mengamati planet,” kata Berta-Thompson.

Liked it? Take a second to support 101 Kesalahan Flat Earth Indonesia | Debunking Flat Earth on Patreon!

Ilmuwan Temukan Planet Seringan Kapas 1

Content Protection by DMCA.com