IndoXXI dan LK21 dkk Ternyata Tidak
ads

Sebuah riset menyebut 63 persen konsumen gemar mengakses atau ilegal. Penelitian tersebut dilakukan oleh YouGov untuk Coalition Against Privacy (CAP) dari Industry Association, Riset menyebutkan, pengguna di tanah memilih penyedia hiburan “bajakan” itu demi menikmati konten tanpa harus membayar biaya langganan. penyedia ilegal di beraneka macam, namun yang cukup populer adalah dan LK21.

Namun, tidak semua menyadari bahwa akses ke semacam itu tidak sepenuhnya “”. Memang, pengakses ini tidak langsung membayar sejumlah uang untuk menonton kesayangannya, tapi mereka harus “membayar” dalam bentuk lain. “Jadi sebenarnya tidak . Anda membayar dalam bentuk lain yang terkadang malah memberikan “biaya” (keuntungan) tidak langsung lebih besar daripada membayar secara ,” kata Alfons Tanujaya, spesialis keamanan dari .com. Salah satunya adalah dengan memaksa pengakses mengklik yang tiba-tiba muncul dan menutup layar. Mau tidak mau, pengakses harus mengklik tersebut untuk menampilkan layar kembali atau menunggunya menghilang setelah beberapa detik. Jika diklik, selanjutnya keuntungan akan mengalir ke pemilik . Terlebih, yang banyak terpampang di ilegal tidak layak dilihat anak-anak. Sebab rata-rata, yang muncul adalah judi hingga berbau pornografi. Kerugian lain yang harus “dibayar” pengakses ini adalah ancaman .

ads
Trending sekarang :
Coronavirus COVID-19 Global Cases by Johns Hopkins CSSE [Versi Lite]

“Kalau terkena , kita akan digunakan untuk tujuan negatif yang akan memberikan kerugian langsung dan tidak langsung,” jelas Alfons ketika dihubungi KompasTekno, Selasa (24/12/2019). Ia mencontohkan, kerugian yang akan diterima pengakses apabila terkena adalah menjadikan perangkat pengguna sebagai zombie. zombie ini bisa digunakan untuk menambang bitcoin, dimana korbannya akan rugi listrik dan bandwidth. Apabila perangkat menjadi zombie, perangkat tersebut bisa dijadikan sumber penyebar .

“Kalau terinfeksi , jelas datanya akan dienkripsi dan harus membayarkan uang tebusan jika ingin datanya kembali,” lanjutnya. Selain tidak aman, mengakses bajakan, seperti atau LK21 juga mencederai Hak Atas Kekayaan Intelektual (). Dengan alasan itulah, Kementrian dan menggandeng Direktorat Hak Kekayaan Intelektual Kementerian Hukum dan Hak Asasi , penegak hukum, dan Asosiasi kreatif untuk mengatasi peredaran karya secara ilegal. mengatakan akan memblokir -situs penyedia layanan hiburan bajakan. Meski saat ini, Kominfo baru akan menerapkan pemblokiran untuk ilegal saja.

Content Protection By Dmca.com

Post Disclaimer

Informasi yang terkandung dalam pos ini hanya untuk keperluan informasi umum. Informasi ini disediakan oleh IndoXXI dan LK21 dkk Ternyata Tidak "Gratis" dan sementara kami berusaha untuk menjaga agar informasi tetap terbaru dan benar, kami tidak membuat pernyataan atau jaminan dalam bentuk apa pun, tersurat maupun tersirat, tentang kelengkapan, keakuratan, keandalan, kesesuaian, atau ketersediaan dengan menghormati situs web atau informasi, produk, layanan, atau gambar terkait yang terdapat pada pos untuk tujuan apa pun. 101 Portal Education News

Trending sekarang :
Apa Itu Kartu Prakerja
ads

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here