Jenis-Jenis Virus Komputer
Jenis-Jenis , Beberapa Yang Paling Sering Didengar Antara Lain , , , , , Maupun .

Jenis-Jenis , Meskipun hanyalah salah satu dari , sekarang ini banyak sekali orang yang mengartikan semua sebagai . , singkatan dari Malicious atau kalau di Indonesiakan, perangkat lunak jahat. Merupakan yang didesain secara khusus untuk mendapatkan akses atau merusak dengan atau tanpa sepengetahuan penggunanya. Beberapa yang paling sering didengar antara lain , , , , , maupun .

disebut sebagai karena proses infeksinya yang mirip dengan sesungguhnya, yaitu dengan cara menginjeksikan kode kepada file lainnya. tidak bisa hidup sendiri karena membutuhkan lainnya sebagai media infeksi dan penyebarannya. Menurut Symantec, ada 2 kriteria yang menjadikan adalah . Pertama tersebut mampu menjalankan programnya sendiri, dan kedua tersebut mampu menggandakan dirinya sendiri

pada mirip dengan yang dapat menyebar dengan cara menyalin diri sendiri dan dapat menyebabkan kerusakan yang hampir sama dengan . Perbedaaannya adalah tidak membutuhkan sebuah atau file yang terinfeksi dalam proses penyebaran, adalah perangkat lunak yang mandiri dan tidak memerlukan host atau bantuan untuk menyebarkannya. Teknik yang digunakan oleh yaitu mencari celah keamanan pada sistem target atau juga menggunakan trik kecil agar kita menjalankan , seperti link yang menginstall tertentu.

, yang diambil dari nama kuda dari cerita kuno, merupakan yang bertujuan menyisipkan jahat dengan menumpang yang terlihat aman untuk digunakan. Pembuat bisa saja menyisipkan jahat dibalik yang dipasang pemiliknya. jahat tersebut bisa bertujuan untuk memberikan akses sehingga lainnya bisa masuk dengan mudah serta memungkinkan untuk mengendalikan sistem korbannya, sehingga menjadi pintu masuk yang efektif bagi lainnya. Seperti cerita kuno, setelah berhasil masuk ke dalam sistem, bersiaplah untuk kejutan selanjutnya yang dipersiapkan ini. Beberapa kejutan tersebut seperti Backdoor yang bisa mengendalikan semua aktivitas , untuk , DDoS untuk menyerang sistem, untuk meminta tebusan, serta untuk memata-matai semua aktivitas korban.

Mungkin masih ingat dengan WannaCry yang membuat panik. yang tergolong dalam keluarga ini memiliki tujuan sederhana: mendapat uang tebusan dari korban yang terinfeksi. Korban akan langsung sadar dengan keberadaan ini di sistemnya, karena tidak menutup keberadaannya dalam sistem bahkan secara terang-terangan memberitahukan keberadaanya agar korban mengirimkan tebusan. Permasalahan dari adalah korban biasanya akan dikunci dari sistem atau bahkan semua file di akan terenkripsi sehingga korban tidak dapat mengakses file ataupun melakukan recovery file di dalam sistem tersebu. Bentuk tebusan zaman ini dalam bentuk mata uang digital seperti BitCoin sehingga transaksi susah bahkan mustahil untuk dilacak. Dan yang membuat menjadi lebih buruk adalah tidak adanya kepastian bahwa membayar tebusan akan melepaskan sistem tersebut

yang termasuk dalam keluarga memiliki hanya 1 tujuan: memata-matai korbannya. Di yang serba digital ini, digital menjadi sangat berharga dan dalam kasus tertentu dapat mengakibatkan kerugian yang sangat besar terutama dalam hal finansial. e-commerce yang semakin populer di , menjadikan salah satu yang perlu diperhatikan terutama saat pengguna memasukkan finansial seperti infromasi kredit. Karena sifatnya yang hanya untuk memata-matai, relatif sulit terdeteksi karena tidak membuat perubahan besar pada sistem. juga bisa dipasang secara sengaja dalam sebuah sebagai cara untuk memonitor aktivitas pekerjanya. Jika sahabat Ulasan pernah mendengar Keylogger, jenis ini tergolong dalam karena memata-matai input device seperti .

atau Advertising-supported , merupakan yang murni bertujuan untuk menghasilkan pendapatan dari . Ciri-ciri terlihat sangat jelas, seperti munculnya pop up yang berisikan setiap kali korban menyalakan dan tersebut akan muncul secara berkala. sendiri diprogram untuk mengumpulkan jejak digital korbannya sehingga bisa diperdagangkan sebagai basis preferensi korban. Mesekipun relatif tidak merusak, tetapi menjadi sangat menggangu karena mempengaruhi performa serta bandwidth untuk mengakses .

Penyebaran Malware biasanya terjadi akibat kelalaian pengguna, dan jarang sekali menginfeksi korban kecuali memang korban menjadi target serangan spesifik. Kelalaian pengguna yang dimaksud seperti mendonlot file atau dari seperti game atau bajakan atau bahkan melalui mencurigakan. Penyebaran paling umum lainnya adalah melalui bajakan. Sebagai contoh, game bajakan bisa saja berisikan sehingga menjadi pintu masuk malware lainnya. Sebenarnya masuk akal penyebaran cara ini, karena tidak mungkin ada orang yang suka rela menghabiskan waktunya hanya untuk membuat orang lain dapat bermain . Penyebaran dengan Flash Disk tentu jadi cara paling lamban tapi paling efektif, karena korban dengan sukarela menempelkan Flash Disk pada sistem miliknya.

  • Penangkalan Malware

Hal paling utama dalam mencegah masuknya malware ke dalam sistem komputer adalah dengan melakukan pembaruan rutin serta lainnya seperti Adobe Flash dan Java karena pembuat malware biasanya mengincar celah keamanan yang sudah diketahui tapi belum ditambal penggunanya. Hal kedua adalah kebiasaan pengguna sendiri. Karena malware tidak bisa masuk tiba-tiba ke dalam sistem komputer kecuali memang ditargetkan. Sebagian besar penyebaran malware disebabkan akibat ilegal yang telah disisipi malware ataupun kebiasaan pengguna mengunjungi yang mencurigakan. Hal ketiga adalah dengan memasang Anti- sebagai keamanan . Langkah ini dinilai penting karena pengembang Anti- melakukan pembaruan basis malware yang rutin dalam hitungan hari sedangkan pembaruan biasanya dalam hitungan minggu atau bahkan . Untuk anti-, banyak yang menawarkan dasar secara , sebut saja software lokal SmadAV yang cukup digemari bagi pecinta Freeware, lalu ada Avast, AVG dan lainnya. Sedangkan beberapa pada Anti- berbayar meliputi Perbankan untuk mengurangi ancaman pencurian perbankan, monitoring untuk mengawasi yang dibuka dari berbahaya, Network Monitoring untuk menangkal penyebaran malware dari komputer. Best Practice dalam menghadapi Malware adalah berusaha mencegah dibanding mengobati, selalu periksa sistem komputer dan back-up secara berkala.

Content Protection By Dmca.com

Post Disclaimer

Informasi yang terkandung dalam pos ini hanya untuk keperluan informasi umum. Informasi ini disediakan oleh Jenis-Jenis Virus Komputer dan sementara kami berusaha untuk menjaga agar informasi tetap terbaru dan benar, kami tidak membuat pernyataan atau jaminan dalam bentuk apa pun, tersurat maupun tersirat, tentang kelengkapan, keakuratan, keandalan, kesesuaian, atau ketersediaan dengan menghormati situs web atau informasi, produk, layanan, atau gambar terkait yang terdapat pada pos untuk tujuan apa pun. 101 Portal Education News

Trending sekarang :
Gerhana Matahari Cincin 21 Juni 2020

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini