September 22, 2017

Klaim: Tidak ada penerbangan ke Antartika – 101 Kesalahan Flat Earth Indonesia

  1. Kalau Anda lihat atlas dunia, Anda akan segera menyadari bahwa di antara benua-benua di bumi, hanya ada 3 benua yang ujungnya saling berdekatan dengan kutub selatan, yaitu Afrika, Amerika Selatan dan Australia. Jumlah penumpang yang akan mengambi penerbangan antara salah satu bagian paling selatan di ketiga benua itu relatif sedikit jika dibandingkan dengan penerbangan ke bagian lain dari benua. Pemilik maskapai-maskapai penerbangan tentu sudah memikirkan hal itu dan banyak di antaranya mengambil langkah untuk tidak membuka jalur penerbangan langsung antara kota-kota di ujung selatan benua-benua tersebut. Untuk apa berlomba-lomba membuang-buang ongkos operasional penerbangan di jalur yang sepi peminat?
    Jadi bukan tidak ada sama sekali loh. Rute penerbangan melintasi kutub selatan itu ada meski tidak banyak. Kalau kalian mau cari penerbangan itu, ada kok rute penerbangan langsung antara Auckland, di New Zealand, Sydney di Australia menuju Santiago di Amerika Selatan melewati tepian garis lingkar kutub selatan. Memang tidak tepat di atas kutub, karena rute terpendeknya bukan persis di atas kutub selatan, coba saja lihat posisi kota-kota besar dengan bandara internasional di ujung ketiga benua itu dan tarik garis lurus yang menghubungkannya. Tidak tepat di atas kutub selatan kan?
  2. Peraturan penerbangan
    Peraturan penerbangan mengharuskan pesawat-pesawat yang terbang melintasi kutub atau lebih rendah dari garis lintang selatan 72 derajat untuk melengkapi pesawatnya dengan peralatan khusus yang diperlukan seandainya terjadi pendaratan darurat di atas kutub. Peralatan bertahan hidup untuk para penumpang ini relatif banyak jumlahnya karena memang lingkungan kutub yang dikenal ganas. Banyaknya peralatan berarti memakan ruang yang seharusnya bisa dijual untuk penumpang. Hal ini juga merupakan salah satu pertimbangan mengapa tidak banyak maskapai penerbangan memilih untuk tidak membuka rute penerbangan melintasi kutub selatan. Sudah potensi penumpangnya sedikit, mereka juga diharuskan menyisakan ruang yang signifikan di dalam pesawat untuk mengusung peralatan khusus di saat darurat. Kenyataan ini sungguh menyalahi prinsip ekonomi.
  3. ETOPS
    Alasan lain dari sedikitnya rute penerbangan melintasi kutub selata adalah aturan ETOPS. ETOPS adalah singkatan dari Extended Range Operation with Two-engine Airplanes. ETOPS ini dikeluarkan oleh Federal Aviation Administration (FAA) AS yang memberikan batasan rute kepada pesawat-pesawat berdasarkan jumlah mesin pesawat. Pesawat terbang dengan 2 mesin jet tidak dianjurkan terbang melintasi kutub selatan murni karena alasan keamanan. Kutub selatan adalah sebuah benua yang cukup besar untuk memiliki iklimnya sendiri yang unik dibandingkan benua-benua lain. Salah satu faktor iklim yang berpotensi besar mengganggu penerbangan adalah angin kutub. Pesawat terbang yang dianggap aman terbang di atas kutub selatan adalah pesawat bermesin jet 4 (four engines jetplane). Pesawat seperti ini adalah pesawat yang besar, dan tentunya memiliki biaya operasional yang besar pula. Sudah bisa ditebakkan, kemana ujung-ujungnya, ya alasan ekonomi lagi. Untuk apa perusahaan-perusahaan maskapai berlomba-lomba menginvestasikan modalnya untuk membeli pesawat-pesawat besar khusus terbang di atas kutub selatan kalau calon penumpangnya sedikit? Untuk membuktikan fakta bumi datar dan mematahkan konspirasi iluminati? Yang benar saja.Tambahan: Banyak penerbangan langsung di belahan bumi selatan yang jarak tempuhnya relatif terlalu pendek jika menggunakan sistem peta flat earth (pembahasan di bawah)

    Penerbangan tersebut sangat dimungkinkan dengan fakta bahwa bumi itu bulat

  4. ada juga penerbangan langsung dari Johannesburg, Afrika Selatan ke Perth, Australia yang hanya butuh 9 jam, waktu yang terlalu singkat kalau bumi itu datar

  5. satu hal yang tidak disadari oleh flat earthist adalah bahwa penerbangan yang harus melewati Eropa/Timur Tengah adalah connecting flight

    connecting flight – a flight with an intermediate stop and a change of aircraft (possibly a change of airlines)
    Artinya? Penerbangan tersebut melibatkan 2 pesawat berbeda.

  • Tags:
  • 101 kesalahan flat earth
  • ,

  • 101kfe.id
  • ,

  • bantahan
  • ,

  • bumi datar
  • ,

  • cgi
  • ,

  • fe101
  • ,

  • flat earth
  • ,

  • foto bumi
  • ,

  • informasi
  • ,

  • kebohongan
  • ,

  • menjawab flat earth
  • ,

  • pembodohan
  • ,

  • teori bumi datar