May 11, 2020

Konspirasi COVID-19 | Konspirasi Adalah Dongeng | Portal Education News

Reading Time: 3 minutes

Bagaimana reaksi anda ?

You have reacted on “Konspirasi COVID-19 | Konspirasi Adalah Dongeng”

Konspirasi COVID-19, Berdasarkan data terkini, sudah 3.6 juta orang lebih telah terinfeksi corona di dunia, dan telah menyebabkan 257 ribu lebih kematian. WHO menyebut perjuangan melawan pandemi virus corona masih panjang hingga vaksin ditemukan. Hingga kini, semua negara tengah berjuang melawan virus corona atau COVID-19 dengan sejumlah kebijakan yang kontekstual dengan masyarakatnya. Namun, di tengah penanganan COVID-19 atau virus corona, termasuk di Indonesia, muncul tudingan bahwa virus corona diduga hasil konspirasi. Bagaimana pandangan ini bisa muncul? Belakangan ini publik diramaikan dengan teori konspirasi seputar pandemi virus corona yang disuarakan drummer band Superman Is Dead, Jerinx atau JRX. Menurut Jerinx, penyebaran virus corona adalah hasil dari konspirasi para elite global yang saat ini tengah menciptakan teknologi internet mobile 5G. Namun, berdasarkan survei SRMC, sebagian besar masyarakat Indonesia justru sangat yakin bahwa virus corona sangat mengancam nyawa. Dari survei, tercatat ada 92 persen rakyat Indonesia yakin Covid-19 mengancam nyawa manusia, di mana keyakinan tertinggi terdapat di Provinsi Sulawesi Selatan, sebanyak 99 persen. Sementara itu, WHO menegaskan bahwa pandemi corona nyata dan dapat menginfeksi siapapun. WHO meminta seluruh warga dunia untuk menjalankan protokol kesehatan hingga ditemukannya vaksin virus corona.

konspirasi 101KFE Assistent | 101KFE.ID | Portal Education News

Teori persekongkolan atau teori konspirasi (dalam bahasa Inggris, conspiracy theory) adalah teori-teori yang berusaha menjelaskan bahwa penyebab tertinggi dari satu atau serangkaian peristiwa (pada umumnya peristiwa politik, sosial, atau sejarah) adalah suatu rahasia, dan sering kali memperdaya, direncanakan diam-diam oleh sekelompok rahasia orang-orang atau organisasi yang sangat berkuasa atau berpengaruh. Banyak teori konspirasi yang mengklaim bahwa peristiwa-peristiwa besar dalam sejarah telah didominasi oleh para konspirator belakang layar yang memanipulasi kejadian-kejadian politik. Dengan kata lain menjadikan sesuatu sebagai alternatif demi mencapai tujuan yang telah dirancang. Teori ini ada di seputaran gerak dunia global dan merambah hampir ke semua ranah kehidupan manusia, dari urusan politik sampai makanan. Orang yang tidak percaya selalu menganggap semua hanya olok-olok, mengada-ada, menyia-nyiakan waktu, kurang kerjaan, dan sebagainya. Bagi para penganutnya, teori itu tidak serta-merta muncul mendunia tanpa ada yang menciptakan polanya.

Penganut teori ini pun terbelah dalam dua kubu utama. Kelompok pertama adalah mereka yang hanya percaya bahwa segala hal mungkin terjadi apabila ada dukungan argumentasi yang kuat, fakta akurat, data ilmiah, pendapat yang bisa diverifikasi kebenarannya, tokoh-tokoh yang nyata, sejarah yang memang ada dan bukan mitos, dan sebagainya. Kelompok ini percaya John F. Kennedy sebenarnya tidak tertembak, tetapi diselamatkan oleh makhluk angkasa luar, misalnya. Kelompok kedua adalah mereka yang percaya tanpa syarat alias mereka yang menganggap apapun yang terjadi sudah dirancang sedemikian rupa, yang acapkali menghubungkan dengan mitos, legenda, supranatural, dan sebagainya. Misalnya, mereka percaya bahwa peristiwa 11 September sudah dirancang sebagaimana yang terlihat pada lipatan uang kertas 20 dolar AS; di mana apabila kita melipat uang itu sedemikian rupa akan tercipta gambar menara kembar yang terbakar. Teori tersebut memang benar adanya, itu dapat dibuktikan dari hal-hal kecil seperti: apabila kita bermain poker dengan jumlah pemain 5 orang, maka kita dapat melakukan konspirasi terhadap 3 pemain lainnya, sehingga hasil dari kekalahan 1 pemain yang merupakan calon korban konspirator dapat dibagi berempat, dan cara itu biasa digunakan oleh pejudi-pejudi terkenal.

101KFE Assistent | 101KFE.ID | Portal Education News

Penyakit Coronavirus 2019 ( COVID-19 ) adalah penyakit menular yang disebabkan oleh sindrom pernapasan akut coronavirus 2 (SARS-CoV-2). Ini pertama kali diidentifikasi pada Desember 2019 di Wuhan, Cina, dan sejak itu menyebar secara global, mengakibatkan pandemi yang berkelanjutan . Pada 10 Mei 2020, lebih dari 4,08 juta kasus telah dilaporkan di 187 negara dan wilayah, yang mengakibatkan lebih dari 281.000 kematian . Lebih dari 1,39 juta orang telah pulih. Gejala umum termasuk demam , batuk , kelelahan , sesak napas , dan kehilangan bau dan rasa. Sementara sebagian besar kasus mengakibatkan gejala ringan, beberapa berkembang menjadi sindrom gangguan pernapasan akut (ARDS), kegagalan multi-organ , syok septik , dan pembekuan darah. Waktu dari paparan hingga timbulnya gejala biasanya sekitar lima hari tetapi dapat berkisar dari dua hingga empat belas hari.

Tags: covid 19, elit global, Jerinx, konspirasi, virus corona