Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) beberapa waktu lalu merilis belasan berita bohong atau hoaks terkait virus corona novel yang berasal dari Wuhan, China. Setidaknya ada 19 isu hoaks soal virus corona beredar di media sosial, yang berhasil dihimpun oleh mesin pengais konten atau Automatic Identification System (AIS) milik Kemenkominfo, di antaranya:

  1. Kurma harus dicuci bersih karena mengandung virus corona yang berasal dari kelelawar.
  2. Ada virus berbahaya di RSUP Dr. Sardjito.
  3. Virus corona diduga sudah menyebar dan masuk ke Indonesia di Gedung BRI 2.
  4.  Virus corona sudah masuk di Jakarta, 1 pasien di RSPI Sulianti Saroso Jakarta sedang diisolasi.
  5.  Orang terinfeksi virus corona di Rumah Sakit Wahidin Makassar.
  6.  Kepanikan luar biasa orang-orang China akibat #VirusCorona.
  7.  WNA asal China terserang corona di RSU Dr. Soetomo Surabaya.
  8. Pasien berumur 7 bulan meninggal karena virus corona di RSUD Dr. Soetomo Surabaya.
  9. Virus corona dapat dicegah dengan rutin minum air putih dan menjaga tenggorokan tetap lembap.
  10. Sup kelelawar penyebab virus corona.
  11. Vaksin virus corona sudah ada dan dikembangkan sebelumnya.
  12. Baru datang dari Malaysia, seorang pasien meninggal mendadak diduga terkena virus corona di RSUD dr. Soedarso Pontianak.
  13. Pasien corona di RSUD Dr. Moewardi Solo.
  14. Penyembuhan virus corona dengan bawang putih.
  15. HP Xiaomi buatan China dapat menularkan virus corona.
  16. Korban meninggal terkena virus corona di Singapura.
  17. Virus corona sengaja disebarkan rezim Tiongkok untuk membasmi umat Islam di Wuhan.
  18. Penumpang meninggal karena virus corona di Terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta.
  19. Pasien terjangkit virus corona di RSHS Bandung.
Trending sekarang :
Miskonsepsi Dajjal Bermata Satu

Berdasarkan situs resmi Kemenkominfo, ada sejumlah cara yang dapat ditempuh masyarakat jika menemukan konten yang terindikasi hoaks, salah satunya soal informasi virus Corona.

  • Buka situs https://trustpositif.kominfo.go.id./
  • Lalu klik Aduan Konten.
  • Masyarakat mesti mendaftar terlebih dahulu sebagai pelapor, dengan mengisi nama lengkap, alamat surel (email), dan kata sandi minimal 8 karakter lalu lakukan verifikasi akun.
  • Setelah berhasil membuat akun pelapor, klik Aduan Baru.
  • Anda akan dihadapkan dengan sejumlah opsi kategori aduan, pilih kategori .
  • Lalu masukan tautan yang Anda anggap menyebarkan informasi bohong terkait corona dan berikan alasan.

Kemenkominfo pun menyediakan opsi lain, Anda bisa mengirimkan tangkapan layar disertai URL konten yang dinilai menyebarkan kabar bohong ke [email protected].

Trending sekarang :
Proses Pembuatan Vaksin

Hari ini (31/1), Badan Kesehatan Dunia (WHO) mendeklarasikan wabah virus corona novel kini berstatus gawat darurat dan menjadi perhatian dunia. Keputusan itu diambil dalam rapat yang digelar di Jenewa, Swiss. “Karena jumlah pengidap terus bertambah dan terjadi penularan antarmanusia di luar China, maka WHO kembali menggelar rapat karena ada potensi wabah ini semakin meluas,” kata Dirjen WHO, Tedros Adanom Ghebreyesus.

WHO menyatakan yang dimaksud status gawat darurat yang menjadi perhatian dunia adalah kejadian luar biasa yang mengancam kesehatan masyarakat di banyak negara akibat penyebaran wabah secara global. Hal ini juga membutuhkan tanggap dan koordinasi dari seluruh dunia. Virus corona merebak pertama kali di Kota Wuhan, Provinsi Hubei. Diyakini virus itu berasal dari binatang yang dijual di pasar setempat.

Content Protection by DMCA.com

Post Disclaimer

Informasi yang terkandung dalam pos ini hanya untuk keperluan informasi umum. Informasi ini disediakan oleh Lapor Konten Hoaks Virus Corona di Portal Aduan Kominfo dan sementara kami berusaha untuk menjaga agar informasi tetap terbaru dan benar, kami tidak membuat pernyataan atau jaminan dalam bentuk apa pun, tersurat maupun tersirat, tentang kelengkapan, keakuratan, keandalan, kesesuaian, atau ketersediaan dengan menghormati situs web atau informasi, produk, layanan, atau gambar terkait yang terdapat pada pos untuk tujuan apa pun. 101 Portal Education News

Trending sekarang :
Modifikasi Virus Corona atau COVID19 Berpotensi Semakin Ganas
sponsor bottad