Mengenal Apa itu atau berikut penjelasannya, Sejak awal 2020, dunia gempar oleh atau baru yang menyerang pernapasan manusia dan bisa menyebabkan kematian. Virus yang berasal dari Wuhan, China, ini dengan cepat menyebar ke berbagai belahan dunia. Lalu, apa sebenarnya atau ? atau merupakan keluarga virus yang menaungi -2 yang terjadi saat ini, pada 2002, dan MERS-CoV pada 2012. Kata corona sendiri berasal dari bahasa Latin yang berarti mahkota. Bentuk menyerupai mahkota. Sedang penyakit yang disebabkan -2 disebut , akronim dari disease 19.

Mengenal Apa itu Coronavirus atau COVID-19
101KFE Assistant | Portal Education News
  • Mengenal lebih dalam gejala ?

    • Ciri-ciri hampir mirip dengan gejala flu, di antaranya:

      • Demam tinggi lebih dari 38 derajat Celsius.
      • Batuk kering.
      • Lemas.
      • Sakit tenggorokan.
      • Sesak atau kesulitan bernapas.
      • Sakit kepala.
Trending sekarang :
Wabah Berikutnya ? Kami belum siap | Bill Gates | COVID19

Namun, masa inkubasi virus ini sekitar 14 hari. Berarti, bisa jadi Anda memiliki virus tersebut hingga 14 hari sebelum Anda menyadari gejalanya. Jika memiliki gejala tersebut dalam fase 14 hari, segera periksakan diri Anda.

  • Mengenal lebih dalam menyebar ?

bersifat zoonotik. Ini berarti, virus pertama kali berkembang di hewan sebelum akhirnya menyerang manusia. Ketika sudah menginfeksi manusia, penyebaran bisa melalui droplet pernapasan. Percikan batuk atau bersin dari orang yang terinfeksi akan menempel di permukaan benda atau kulit manusia. Sehingga, virus akan berpindah ketika manusia menyentuh benda atau melakukan kontak fisik dengan manusia lainnya. Kemudian, virus akan menginfeksi manusia ketika tangan yang terkontaminasi oleh virus menyentuh wajah, seperti mulut, hidung, dan mata.

  • Siapa yang berisiko terinfeksi ?

Anda akan berisiko terinfeksi virus ketika berdekatan atau melakukan kontak fisik dengan orang terinfeksi . Namun, ada beberapa faktor yang membuat orang memiliki risiko lebih tinggi terinfeksi . Melansir Healthline, Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) pada akhir Januari lalu melaporkan, rata-rata orang yang terinfeksi berada di usia sekitar 45 tahun dan dua per tiganya merupakan laki-laki. Itu berarti, orangtua dan laki-laki rentan terinfeksi . Selain itu, orang dengan penyakit penyerta juga lebih rentan terinfeksi .

  • Mengenal lebih dalam penanganan ?

Para ahli kesehatan masih berusaha menemukan vaksin serta cara penanganan yang efektif untuk menghadapi virus ini. Tapi, hingga saat ini, kebanyakan negara mengambil tindakan isolasi untuk menahan penyebaran . Sejauh ini, para tenaga medis lebih fokus pada pengelolaan gejala saat virus bekerja pada pasien. Sebelum pasien dinyatakan positif terinfeksi, pasien menjalani swab tenggorok dan pemeriksaan laboratorium DNA dengan Polymerase Chain Reaction (PCR). Kemudian, tenaga medis akan melakukan monitoring dan terapi kepada pasien. Monitoring dan terapi tersebut meliputi isolasi, implementasi PPI, serial foto toraks, suplementasi oksigen, antimikroba empiris, terapi simplomatik, terapi cairan, ventilasi mekanis, penggunaan vasopressor, observasi, serta pemilahan terapi penyakit penyerta.

  • Apa saja kemungkinan komplikasi dari ?

Komplikasi paling serius dari infeksi adalah sejenis pneumonia yang disebut novel -infected pneumonia (NCIP). Penelitian dari 138 orang dengan NCIP yang dirawat di rumahsakit di Wuhan, China, sekitar 26% mengalami penyakit yang parah dan harus dirawat di ruang ICU. Sekitar 4,3% di antaranya mengalami kematian. Sejauh ini, NCIP merupakan satu-satunya komplikasi yang terkait dengan . Tetapi, para peneliti masih mengamati komplikasi lainnya yang mungkin juga dialami pasien , di antaranya:

    • Acute respiratory distress syndrome (ARDS).
    • Detak jantung tidak teratur (arrhythmia).
    • Kejang kardiovaskular.
    • Nyeri otot yang parah (myalgia).
    • Kelelahan.
    • Serangan jantung.
  • Bagaimana cara mencegah terinfeksi ?

Untuk melindungi diri sekaligus menahan penyebaran , Anda bisa melakukan hal-hal berikut:

    • Cuci tangan dengan sabun dan air mengalir selama 20 detik. Jika tidak bisa mencuci tangan, bersihkan tangan menggunakan hand sanitizer.
    • Hindari menyentuh area wajah, seperti mata, hidung, dan mulut sebelum Anda membersihkan tangan.
    • Jangan keluar rumah jika Anda merasa kurang sehat atau memiliki gejala flu.
    • Hindari atau batasi kontak fisik dengan orang lain. Jika memungkinkan, usahakan berada pada jarak setidaknya satu meter dengan orang lain.
    • Tutup mulut dan hidung Anda dengan tisu atau siku bagian dalam ketika batuk atau bersin. Jika Anda menggunakan tisu, segera buang tisu Anda.
    • Bersihkan barang-barang yang sering Anda gunakan dengan disinfektan, seperti gawai atau handphone, laptop, dan meja.
    • Terapkan gaya hidup sehat, mulai dari pola makan, olahraga, serta hindari begadang untuk menjaga kekebalan tubuh Anda.
  • Informasi COVID-19 :
Content Protection by DMCA.com

Post Disclaimer

Informasi yang terkandung dalam pos ini hanya untuk keperluan informasi umum. Informasi ini disediakan oleh Mengenal Apa itu Coronavirus atau COVID-19 ! dan sementara kami berusaha untuk menjaga agar informasi tetap terbaru dan benar, kami tidak membuat pernyataan atau jaminan dalam bentuk apa pun, tersurat maupun tersirat, tentang kelengkapan, keakuratan, keandalan, kesesuaian, atau ketersediaan dengan menghormati situs web atau informasi, produk, layanan, atau gambar terkait yang terdapat pada pos untuk tujuan apa pun. 101 Portal Education News

Trending sekarang :
Presiden Imbau Warga Tidak Mudik Lebaran

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini