Waktu Baca: 3 Menit
Bagaimana reaksi anda ?
Like
Love
Haha
Wow
Sad
Angry
Modifikasi Virus Corona atau COVID19 Berpotensi Semakin Ganas e1588757264929
You have reacted on "Mengenal " A few seconds ago
Mengenal Gejala COVID-19
Mengenal 101KFE Assistent | 101KFE.ID | Portal Education News

Mengenal akhir-akhir ini, masyarakat diselimuti kekhawatiran akibat virus . Pasalnya, infeksi yang menyerang sistem pernapasan ini memiliki yang mirip dengan biasa, namun bisa berakibat fatal. Lantas, apa yang membedakan biasa dengan infeksi virus atau ?

Baik biasa maupun sama-sama disebabkan oleh virus yang menyerang saluran pernapasan manusia. Namun, kedua virus ini berasal dari golongan yang berbeda dan memiliki karakteristik yang berbeda pula.

Virus penyebab berasal dari golongan rhinovirus. Virus ini menyebar dari manusia ke manusia dan paling sering menyerang anak-anak atau remaja. Infeksi rhinovirus bisa terjadi sepanjang tahun, tapi paling sering di musim hujan. Sedangkan disebabkan oleh virus dari golongan .

Berikut ini adalah perbedaan biasa dengan infeksi virus atau :

biasa terjadi ketika rhinovirus menyerang saluran pernapasan. Umumnya, keluhan yang muncul datang dari hidung dan tenggorokan (saluran pernapasan atas). -gajalanya adalah sebagai berikut:

Trending sekarang :  46 Dokter di RSUP dr Kariadi Tertular COVID-19
      • Bersin-bersin
      • Hidung tersumbat dan berair
      • Sakit tenggorokan
      • Sakit kepala ringan
      • Batuk
      • Demam (jarang)
      • -gejala tersebut biasanya muncul 1–3 hari setelah terpapar virus dari orang lain yang sedang sakit.

Sama seperti rhinovirus, virus juga menginfeksi saluran pernapasan. Oleh karena itu, orang yang menderita bisa mengalami yang mirip dengan . Meski begitu, virus yang sekarang sedang mewabah lebih sering menyebabkan keluhan pada saluran pernapasan bawah. Virus bisa menyerang siapa saja, termasuk ibu hamil atau menyusui serta bayi dan anak-anak.

  • Ada 3 utama yang dapat muncul pada , yaitu:
      • Demam tinggi
      • Batuk
      • Sesak napas

Pasien juga bisa mengalami nyeri otot, sakit kepala, sakit tenggorokan, pilek, diare, mual, dan muntah. Namun, ini jarang terjadi dan tidak khas pada pasien .

Pada kasus yang parah, infeksi virus bisa menyebabkan komplikasi yang serius, seperti sindrom gangguan pernapasan akut, pneumonia (infeksi paru) yang berat, edema paru, dan kegagalan fungsi organ-organ tubuh, misalnya ginjal.

Bila Anda merasakan atau baru saja bepergian ke negara-negara terjangkit virus , Anda bisa mendeteksi apakah Anda berisiko terinfeksi virus dengan klik gambar di bawah ini.

Pengobatan ataupun untuk infeksi dan infeksi virus atau tidak bisa disamakan, karena kedua ini memang sangat berbeda. Berikut adalah penjelasan mengenai pengobatan dan infeksi virus :

Trending sekarang :  Pertanyaan Tentang Virus Corona atau COVID19

umumnya dapat sembuh sendiri dalam waktu 4–9 hari. Semakin kuat daya tahan tubuh, semakin cepat sembuh. Oleh karena itu, akan menyarankan penderita untuk banyak beristirahat, makan makanan bernutrisi, dan minum air putih yang cukup.

  • Sementara untuk meringankan , biasanya akan memberikan:
    • Chlorpheniramine dan pseudoephedrine

Obat dengan kombinasi ini bisa dikonsumsi untuk meredakan keluhan hidung tersumbat dan berair. Chlorpheniramine bekerja dengan cara menghambat senyawa histamin yang menyebabkan pembengkakan pada pembuluh darah hidung, sementara pseudoephedrine akan mengecilkan pembuluh darah yang melebar akibat histamin.

    • Paracetamol dan ibuprofen

Kedua obat ini bisa Anda gunakan untuk mengatasi yang disertai dengan demam ringan. Baik paracetamol maupun ibuprofen tersedia dalam beragam merek, serta sangat mudah ditemukan di apotek atau toko obat.

    • Kombinasi paracetamol, chlorpheniramine, pseudoepherine, dan guaifenesin

Jika mengalami yang disertai demam, batuk berdahak, dan pilek, Anda bisa mengonsumsi obat dengan kombinasi paracetamol, chlorpheniramine, pseudoephedrine, dan guaifenesin untuk meredakan -gejala tersebut.

Trending sekarang :  Garis Edar Bumi Bulat QS. Yasin : 40

Sampai saat ini, belum ditemukan obat atau yang mampu mengobati atau mencegah infeksi virus atau . Namun, yang seperti biasa dapat diringankan dengan obat .

Beda dengan kasus yang gejalanya berat, pengobatan lebih ditujukan untuk menjaga kondisi pasien dan mengatasi komplikasi yang muncul agar tidak berakibat fatal.

  • Meski belum ditemukan yang dapat mencegah infeksi virus , Anda bisa meminimalkan risiko terkena infeksi ini dengan cara:
    • Mencuci tangan dengan air dan sabun setidaknya selama 20 detik.
    • Menggunakan masker setiap beraktivitas di luar ruangan atau di tempat umum.
    • Memperbanyak minum air putih.
    • Beristirahat yang cukup.
    • Tidak menyentuh mata, hidung, dan mulut dengan tangan yang kotor.
    • Menghindari kontak dengan orang yang sedang batuk dan demam.

Infeksi virus bisa menimbulkan yang ringan hingga yang sangat berat dan mengancam nyawa. yang ringan memang bisa mirip dengan biasa. Oleh karena itu, Anda perlu lebih jeli mengenali perbedaannya, berdasarkan penjelasan di atas.

Bila Anda mengalami -gejala , terutama yang tidak sembuh lebih dari 1 minggu dan disertai demam tinggi, segera periksakan diri ke untuk memastikan penyebabnya.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini