Modifikasi Virus Corona atau COVID19 Berpotensi Semakin Ganas, Berikut penjelasan ilmiahnya. COVID19 masih menjadi perhatian dunia hingga hari ini. Proses penyebaran dan penularan virus yang menyerang organ pernapasan itu pun masih banyak dipertanyakan. Terlebih, ada banyak bermunculan informasi di media sosial berkaitan dengan cara penularan dan persebaran COVID19 itu. Terbaru, sebuah video berdurasi 18 menit menyebut jika persebaran COVID19 tergantung pada asam amino virus tersebut. Dalam video juga disampaikan jika semakin banyak asam amino virus, maka semakin cepat virus tersebut menyebar. Video tersebut saat ini ramai diperbincangkan di beberapa grup pesan singkat WhatsApp.

Lantas apakah klaim yang tertuang dalam video tersebut benar adanya? Bagaimana sebenarnya penjelasan ilmiah berkaitan dengan cara penularan COVID19 ini?

Staf Pengajar Mikrobiologi Fakultas Kedokteran Universitas Brawijaya Malang, dr. Andrew William Tulle, MSc. menjelaskan, secara teori, perubahan urutan asam nukleat (DNA/) virus akan mengakibatkan perubahan gen dan akan berimbas pada asam amino yang dihasilkan.

Trending sekarang :
Li Wenliang Dokter Pertama Kali Peringatkan Wabah Virus Corona

“Sehingga sifat atau karakteristik virus akan berubah juga,” katanya saat dikonfirmasi, Sabtu (4/4/2020).

Meski begitu, ketika ada perubahan pada gen atau hilangnya gen, bukan berarti akan membuat virus tak ganas. Termasuk ketika ada penambahan gen dan asam amino, bukan berarti akan membuat virus semakim ganas.

“Jadi tidak selalu seperti itu. Tergantung gen apa dan asam amino apa yang berubah,” terangnya.

Sejauh ini, menurutnya belum ada penelitian atau kejadian yang mengarah pada klaim dalam video yang banyak diperbincangkan publik tersebut. Karena belum ada penelitian yang membuktikan jumlah asam amino berpengaruh terhadap keganasan sebuah virus. Kondisi itu berbeda dengan SARS pasa 2002 dan 2003 lalu. Di mana telah terjadi mutasi dan ada protein yang hilang. Protein itu sendiri mmemang sangat menentukan sifat ganas dari SARS itu sendiri. Sehingga, jika protein berkurang akan berpengaruh pada keganasan SARS.

“Sehingga pada akhirnya mereda juga,” terang dia.

Trending sekarang :
Ilmuwan Israel Segera Hadirkan Vaksin Virus Corona

Andrew menegaskan jika COVID19 memiliki asam amino yang berbeda dengan SARS maupun MERS. Lantaran ke tiganya dalam spesies yang berbeda. Artinya, urutan asam nukleatnya akan berbeda. Akibatnya gennya berbeda dan asam aminonya juga berbeda.

“Walaupun bedanya tidak terlalu jauh. Kalau mirip, maka tidak dikelompokan dalam spesies yang berbeda,” jelas Andrew.

Sementara itu, dalam berbagai penelitian dijelaskan jika pada dasarnya virus hanya bisa hidup dalam sel makhluk hidup seperti hewan, tumbuhan, manusia, dan bakteri. Hal itu dikarenakan virus tidak mempunyai perlengkapan seluler untuk bereproduksi sendiri. Ketika tidak berada di dalam sel atau tidak dalam proses menginfeksi sel, virus berada dalam bentuk partikel independen yang disebut virion. Virion terdiri atas materi genetik berupa asam nukleat (DNA atau ) yang diselubungi lapisan protein yang disebut kapsid. Khusus untuk SARS dan MERS, study menyebut jika covid masuk ke dalam sel inang melalui reseptor Angiotensin-Converting Enzyme (ACE)-2, suatu protein yang terdapat di dalam inang, terutama paru, hati, dan ginjal.

Trending sekarang :
46 Dokter di RSUP dr Kariadi Tertular COVID-19

Kemudian, analisis molekuler menemukan adanya kemiripan susunan genetik antara virus SARS, MERS, dan COVID-19. Temuan terbaru adalah diketahuinya asam amino tertentu pada ACE-2 yang dapat dikenali oleh virus COVID-19, yang merupakan jalan masuk virus ini ke dalam sel tubuh inang.(pip/yah)

Content Protection by DMCA.com

Post Disclaimer

Informasi yang terkandung dalam pos ini hanya untuk keperluan informasi umum. Informasi ini disediakan oleh Modifikasi Virus Corona atau COVID19 Berpotensi Semakin Ganas dan sementara kami berusaha untuk menjaga agar informasi tetap terbaru dan benar, kami tidak membuat pernyataan atau jaminan dalam bentuk apa pun, tersurat maupun tersirat, tentang kelengkapan, keakuratan, keandalan, kesesuaian, atau ketersediaan dengan menghormati situs web atau informasi, produk, layanan, atau gambar terkait yang terdapat pada pos untuk tujuan apa pun. 101 Portal Education News