Kerajaan Belanda

Kerajaan Belanda (bahasa Belanda: Koninkrijk der Nederlanden; diucapkan [ˈkoːnɪŋkrɛik dɛr ˈneːdərlɑndə(n)]  ( dengarkan);[2]), biasa dikenal sebagai Belanda, adalah negara kerajaan konstitusional dengan wilayah di Eropa Barat dan Karibia.

Keempat bagian dari kerajaan ini—Belanda, Aruba, Curaçao, dan Sint Maarten—merupakan negara anggota (landen dalam Bahasa Belanda) dan dianggap setara sebagai mitra dalm kerajaan.[3] Namun dalam praktiknya, kebanyakan urusan kerajaan ini diurus oleh Belanda—yang meliputi sekitar 98% dari wilayah darat dan penduduk kerajaan—atas nama seluruh wilayah. Karenanya, Aruba, Curaçao, dan Sint Maarten bergantung kepada Belanda untuk urusan kebijakan luar negeri dan pertahanan, meski mereka memiliki otonomi dengan kepemilikan parlemen tersendiri.

Wilayah darat kerajaan ini sebagian besar berada di Eropa, dengan pengecualian tiga munisipalitas khusus Belanda (Bonaire,Saba, dan Sint Eustatius) yang berlokasi di Karibia, bersama dengan Aruba, Curaçao, dan Sint Maarten.

Catatan kaki

  1. ^ Juga .eu, bersama negara anggota UE lainnya.
  2. ^ .an mulai tidak digunakan.

Referensi

  1. ^ "Curaçao's New Government". . 7 June 2013. Diakses tanggal 8 June 2013. 
  2. ^ Koninkrijk in isolation: [ˈkoːnɪŋkrɛik].
  3. ^ The Charter of the Kingdom was fully explained in an "EXPLANATORY MEMORANDUM to the Charter for the Kingdom of the Netherlands", transmitted to the U.N. Secretary-General in compliance with the wishes expressed in General Assembly resolutions 222 (III) and 747 (VIII). New York, 30 March 1955 (* Ministerie van Buitenlandse Zaken, 41, Suriname en de Nederlandse Antillen in de Verenigde Naties III, Staatsdrukkerij-en uitgeversbedrijf/ ’s Gravenhage, 1956)