Tanjung Verde

Tanjung Verde (bahasa Portugis: Cabo Verde, diucapkan ) adalah sebuah republik yang terletak di rantai kepulauan di Samudra Atlantik Utara, pada pesisir barat Afrika.

Pulau-pulau yang sebelumnya tak berpenghuni tersebut ditemukan dan dijajah oleh bangsa Portugis pada abad ke-15; mereka kemudian menjadi pusat perdagangan untuk budak-budak Afrika. Kebanyakan penduduk Tanjung Verde adalah keturunan dari kedua kelompok tersebut.

"Tanjung Verde" dinamakan berdasarkan , kini di Senegal, titik terbarat Afrika.

Sejarah

Kepulauan Tanjung Verde di temukan pada tahun 1456 oleh seorang navagasi dari Portugal. Menurut catatan resmi di Portugal[4] Tanjung Verde oleh dari Genova yang kemudian diangkat menjadi gubernur di Tanjung Verde oleh Raja Afonso V. Navigator lain yang turut berkontribusi , Diogo Dias, dan .

Geografi

Foto Satelit Kepulauan Tanjung Verde

Kepulauan Tanjung Verde terletak di Samudra Atlantik, kurang lebih 570 kilometer (350 mi) dari lepas pantai Afrika Barat, yaitu dekat dengan Mauritania dan Senegal. Tanjung Verde merupakan anggota dari Makaronesia. Terletak di dan ; 22° dan 26° W

Tanjung Verde yang merupakan negara kepulauan terbagi menjadi dua bagian pulau besar

Politik

Pembagian administratif

Tanjung Verde terbagi menjadi 22 munisipalitas (concelhos) dan subdivisi terbagi menjadi 32 paroki (freguesias), berdasarkan pada paroki agama yang ada selama periode kolonial

Ekonomi

Tanjung Verde merupakan negara kepulauan dengan ekonomi terbelakang yang menderita dari kurangnya sumber daya alternatif dan pertumbuhan penduduk. Sumber daya ekonomi utama adalah pertanian, kekayaan laut, layanan yang sesuai dengan 80% dari PDB, dan pentingnya peningkatan baru-baru ini telah diperoleh dari sektor industri pariwisata.[6] Pulau-pulau wisata utama adalah Sal dan Pulau Boa Vista.

Negara ini memiliki banyak emigran di seluruh dunia (dengan fokus khusus ke Amerika Serikat dan Portugal) memberikan kontribusi remitansi keuangan yang signifikan untuk negara asal mereka.[7]

Demografi

Budaya

Sepak bola

mewakili bangsa Tanjung Verde. Luis Nani, pemain bola Fenerbahce, lahir di Praia, Tanjung Verde, namun dia bermain untuk Portugal.

Selain itu, ayah Henrik Larsson berasal dari Tanjung Verde meskipun Henrik bermain untuk Swedia.

Referensi

  1. ^ a b c d . International Monetary Fund http://www.imf.org/external/pubs/ft/weo/2015/02/weodata/weorept.aspx?sy=2014&ey=2014&ssd=1&sort=country&ds=.&br=1&pr1.x=16&pr1.y=7&c=s=PPPPC&grp=0&a=. Diakses tanggal 26 September 2015.  Tidak memiliki atau tanpa |title= ()
  2. ^ "Gini Index". World Bank. Diakses tanggal 2 Maret 2011. 
  3. ^ "2014 Human Development Report Summary" (PDF). United Nations Development Programme. 2014. hlm. 21–25. Diakses tanggal 27 Juli 2014. 
  4. ^ Carta regia (Surat Kerajaan) of 19 September 1462
  5. ^ The Peace Corps Welcomes You to Cape Verde. (April 2006). Artikel ini memuat teks dari sumber domain publik
  6. ^ Veja Brígida Rocha Brito e outros, Turismo em Meio Insular Africano: Potencialidades, constrangimentos e impactos, Lisboa: Gerpress, 2010
  7. ^ História concisa de Cabo Verde / coordenado e organizado por Maria Emília Madeira Santos, Maria Manuel Ferraz Torrão e Maria João Soares. Lisboa: Instituto de Investigação Científica Tropical, Praia (Cabo Verde): Instituto da Investigação e do Património Culturais, 2007. Pg.21-30

Lihat pula

Pranala luar