July 23, 2021

Pencipta CGI Atau Computer Generated Imagery | 101 Portal Education News

Pencipta CGI atau Computer Generated Imagery bahasa Indonesia pencitraan yang dihasilkan komputer adalah penggunaan grafik komputer (atau lebih tepatnya, grafik komputer 3D) dalam efek spesial. CGI digunakan dalam film, acara televisi dan iklan, dan juga media cetak. Permainan video umumnya menggunakan grafik komputer waktu-nyata (jarang disebut sebagai CGI), tetapi juga sering menggunakan “adegan tengah” (cutscene) yang telah dirender dan film-film pembuka yang mirip dengan penggunaan CGI. Ini dinamakan Full Motion Video (FMV).

Computer Generated Imagery atau yang lebih dikenal dengan sebutan CGI adalah penggunaan grafik komputer, lebih khusus grafis 3D atau grafik visual spesial dalam sebuah Film, program televisi, iklan maupun media cetak. CGI biasanya dipakai untuk memudahkan proses penggarapan sebuah projek. Penggunaan CGI sendiri sangat mampu menghemat biaya produksi serta mempermudah proses pembuatan sebuah adegan yang ‘biasanya’ tidak mungkin ditemui dalam kehidupan sehari-hari.

[media-credit id=”1″ align=”alignleft” width=”300″][/media-credit]

Misalnya, sebuah Film dibutuhkan setting tempat di luar angkasa. Maka, akan dibutuhkan waktu yang sangat lama bagi pihak produksi untuk menciptakan lokasi tersebut secara manual. Selain itu, tentu biaya yang dibutuhkan juga sangat banyak. Alhasil, CGI adalah cara yang paling tepat untuk membuat adegan itu menjadi nyata dengan mudah serta biaya yang murah pula. Tak bisa dipungkiri, penemuan teknologi CGI sangat membantu perkembangan dunia Film. Teknologi CGI telah sukses membuat genre Film semakin luas.

Misi Mars 2020, Peluncuran Perseverance Rover

Tanpa ada efek CGI, para sineas tak akan mampu membuat Film-Film fiktif dengan tema luar angkasa, monster, makhluk-makhluk aneh lainnya. Selain itu, tak ada adegan ataupun setting Film yang bisa membuat penonton kagum, seperti gedung pencakar langit yang hancur ataupun tabrakan pesawat luar angkasa. Semuanya akan menjadi sederhana, simpel dan terlihat aneh. Computer Generated Imagery pertama kali digunakan dalam Film Westworld pada 1973. Namun, saat itu Westworld masih menggunkan efek 2D, Westworld sendiri merupakan sebuah Film yang seluruh karakternya robot. Pada Film ini terdapat sebuah adegan dimana salah satu tokoh, yakni Gunslinger mengalami kerusakan hingga berniat membunuh seluruh pengunjung Westworld. Pada adegan tersebut sangat dibutuhkan bantuan CGI. Untuk setiap 10 detik adegan tersebut dibutuhkan 8 jam pengerjaan.

Sementara, CGI 3D pertama kali digunakan dalam sekuel Film Westworld, yakni Future World pada 1976. Kali ini CGI digunakan untuk menganimasikan wajah dan tangan yang proses pengerjaannya dibuat oleh University of Utah bersama siswa lulusan Edwin Catmull dan Fred Parke.

Bos Snapchat Ramal TikTok Bakal Kalahkan Instagram

[media-credit id=”1″ align=”alignleft” width=”197″][/media-credit]

Sejak saat itu, CGI pun semakin bank digunakan dalam dunia Film. Pada 1977, Film popüler Star Wars juga menggunakan CGI 3D dalam adegan DeathStar. Untuk pertama kalinya, CGI 3D digunakan secara keseluruhan dalam Film The Works. Teknologi CGI 3D kemudian berhasil memukau publik melalui Film karya Stephen Spielberg, Jurrasic Park pada 1993. Publik takjub dengan CGI #D yang ditampilkan oleh oleh Film tersebut pada visualisasi dinosaurus. Film sukses menjadi box office duia dan memboyong 3 piala Oscar, salah satunya untuk kategori Visual Effect. Efek CGI 3D juga semakin membuat publik berdecak kagum dengan hadirnya Film Forrest Gump, pada 1994. Pada Film tersebut, aktor Gary Sinise sebagai tokoh Letnan Dan Taylor tampak benar-benar seperti tidak berkaki. Sama seperti Jurassic Park Film ini juga meraih piala Oscar untuk kategori Visual Effect. Dengan berkembangnya teknologi komputer dan software, pada tahun-tahun berikutnya teknologi CGI 3D digunakan dengan lebih fantastis. Film-Film box office yang tercatat menggunakan teknologi CGI ini adalah Terminator, Harry Potter, The Lord of the Rings, Spiderman, King Kong, The Dark Night, Iron Man, Transformers, dan The Curious Case of Benjamin Button. Perlu diingat, bahwa CGI berbeda dengan Film animasi. Pada Film animasi atau kartun tokoh biasanya kan digambar terlebih dahulu. Sementara CGI membuat karakter tokohnya dengan menggunakan software tertentu di komputer. Namun, saat ini Film animasi pun banyak menggunakan teknologi CGI karena dianggap lebih cepat dalam proses pembuatannya.

Informasi yang terkandung dalam pos ini hanya untuk keperluan informasi umum. Informasi ini disediakan oleh Pencipta CGI atau Computer Generated Imagery dan sementara kami berusaha untuk menjaga agar informasi tetap terbaru dan benar, kami tidak membuat pernyataan atau jaminan dalam bentuk apa pun, tersurat maupun tersirat, tentang kelengkapan, keakuratan, keandalan, kesesuaian, atau ketersediaan dengan menghormati situs web atau informasi, produk, layanan, atau gambar terkait yang terdapat pada pos untuk tujuan apa pun. 101 Portal Education News