Waktu Baca: 5 Menit
Bagaimana reaksi anda ?
Like
Love
Haha
Wow
Sad
Angry
Perbedaan Lockdown dan PSBB e1589116565285
You have reacted on "Perbedaan dan " A few seconds ago

Dalam melakukan yang kini berubah menjadi sesuai himbauan WHO. WHO juga telah memberikan anjuran beberapa negara yang terkena penyebaran ini untuk melakukan di negara yang terjangkit virus ini. Bahkan, beberapa waktu lalu who ajuga telah memberikan surat himbauan kepada indonesia agar menerapkan sistem ini. Namun, menampik untuk melakukan , namun jalan yang akhirnya dipilih ialah . Aturan Pembatasan Berskala Besar () ini juga telah diberlakukan di dan disusul oleh 10 lainnya di Indonesia. Lalu, apa saja perbedaaan dan Pembatasan Berskala Besar () ini? Yuk, simak artikel berikut ini.

Lockdown
101KFE Assistent | 101KFE.ID | Portal Education News

merupakan istilah yang digunakan untuk menjelaskan suatu upaya pengendalian penyebaran infeksi. Yang berarti mengharuskan sebuah menutup akses masuk maupun keluar sepenuhnya. Masyarakat di yang diberlakukan tidak dapat lagi keluar rumah dan berkumpul, sementara semua transportasi dan kegiatan perkantoran, sekolah, maupun ibadah akan dinonaktifkan. Kendati demikian, definisi sebenarnya masih belum begitu jelas dan belum disepakati secara global. Penerapan di setiap negara atau memiliki cara atau protokol yang berbeda. Contohnya ialah di Wuhan, China yang diterapkan secara total. Selama diberlakukan , seluruh warga di tersebut dilarang keluar rumah dan semua area publik, seperti mal dan , ditutup. Selain itu di dan , kebijakan di sana masih memperbolehkan warganya pergi keluar rumah untuk berbelanja kebutuhan sehari-hari dan membeli obat-obatan.

  • Mengenal Apa Itu ?
PSBB
101KFE Assistent | 101KFE.ID | Portal Education News

Menurut peraturan yang diatur dalam Peraturan Menteri Kesehatan () Nomor 9 Tahun 2020 yang mengatur tentang Pedoman dalam rangka menangani (). tersebut juga menyebutkan bahwa adalah pembatasan semua kegiatan tertentu. Pembatasan kegiatan tersebut itu ditujukan bagi penduduk dalam satu yang diduga telah terkena atau terinfeksi corona. Tujuannya adalah untuk memblokir dan mencegah penyebaran dalam skala yang lebih besar lagi dari yang sudah tercatat saat ini. Aturan Pembatasan Berskala Besar () ini akan berlaku pada hari Jumat, 10 April 2020 di Jakarta dimana hal ini sangat penting untuk menekan jumlah penderita () di ibukota Jakarta yang hingga saat ini sudah terhitung lebih ribuan orang yang terjangkit (). Namun, para kepala juga memiliki hak untuk mengajukan permohonan yang didasari oleh data kasus yang terjadi di daerahnya masing-masing. Apabila suatu telah disetujui oleh Menkes, maka akan diberlakukan selama masa inkubasi terpanjang, yaitu 14 hari. Apabila setelah 14 hari tersebut masih terlihat adanya penyebaran, seperti ditemukannya kasus baru, maka masa akan diperpanjang selama 14 hari kedepan hingga kasus terakhir ditemukan.

Trending sekarang :  Net TV Live Streaming

Jika anda masih kebingungan dengan istilah dan yang sudah diterapkan diberbagai negara ini. Yuk simak beberapa perbedaan dan berikut ini :

Di Indonesia, dengan memberlakukan yaitu pertama pemerintah dareah tersebut harus mendaftar dulu sebelum ikut . Selain itu, Pemda terjangkit Virus ini juga harus memberikan hasil riset dan presentasi daerahnya agar data yang diajukan sebagai bahan pertimbangan. Hingga akhirnya setelah itu dikaji dan disetujui oleh Menteri Kesehatan Indonesia. pertama yang menerapkan adalah . di Banten seperti Tangerang Raya dan Jawa Barat seperti Bogor dan Bekasi akhirnya menyusul ikut . Alhasil, di Jabodetabek tidak dimulai bersama-sama. Hal ini yang menjadi perbedaan dengan yang diterapkan oleh China, serta banyak negara-negara lain di dunia, yang memberi keputusan dari pusat, bukan dilimpahkan ke .

    • Transportasi Umum
Trending sekarang :  Gleason Map salah ! ungkap mantan Tim Flat Earth 101

Jika membuat Wuhan sepi. Yaitu dengan menutup Transportasi Umum berbagai di wuhan dan di Hubei University segala aktivitas diberhentikan. Maka, dari itu membuat Wuhan sepi. Hal ini juga membuat para WNI yang terjebak di Wuhan pun sempat kesulitan bila ingin berbelanja. Sedangkan Di Indonesia, transportasi umum masih boleh aktif. Pemerintah hanya membatasi jumlah penumpang, misalnya KRL hanya membatas 60 penumpang per gerbong.

    • Transportasi Pribadi

di Wuhan akibat ini membuat para Polisi bekerja ekstra yaitu dengan menggunakan termometer digital untuk mengukur suhu pengemudi mobil di sebuah pos pemeriksaan gerbang tol di Wuhan, Hubei, China, Bahkan, Dua hari setelah , kendaraan pribadi di Wuhan ikut dilarang. Hanya kendaraan tertentu yang boleh beroperasi. Beda halnya dengan , di penetapan ini membuat sejumlah transportasi baik umum maupun pribadi untuk mengurangi jumlah penumpangnya 50% misalnya jika penumpang mobil pribadi ada empat orang kini hanya boleh dua orang saja yang berada didalam mobil tersebut.

Situasi Wuhan Saat Diisolasi Akibat Anggota milisi mengukur suhu pengemudi mobil di sebuah pos pemeriksaan gerbang tol di Wuhan, Hubei, China. Warga Wuhan tidak bisa keluar dari mereka ketika . Akibatnya, orang dari luar Wuhan tak bisa pulang ke asalnya, dan mereka yang berasal dari Wuhan juga tak bisa pulang ke rumah. Untuk , warga Jakarta masih bebas keluar masuk ibu . KRL yang masih beroperasi juga otomatis dapat mengantar warga Jabodetabek ke berbagai lokasi.

Trending sekarang :  Lockdown, Social Distancing, dan Istilah Lainnya COVID-19

di Wuhan dimulai dari awal januari. Kebijakan itu dimulai beberapa hari sebelum Hari Raya Imlek yang jatuh pada 25 Januari. Dengan hari raya imlek yang biasanya dirayakan awal tahun, juga menjadi terganggu karena pemerintah menegaskan agar masyarakat tidak keluar rumah. Selain itu, otomatis terganggu akibat jalur menuju Wuhan ditutup total. Namun di , hanya mengimbau agar masyarakat tidak . Mereka yang tinggal di sejatinya masih bisa kecuali berstatus PNS atau pegawai BUMN.

  • Kesimpulan dan Penutup

Banyak sekali yang masih bingung untuk membedakan antara dan . Jika menonaktifkan segala bentuk kegiatan, baik itu transportasi umum maupun pribadi. Hingga meminimalisir penyebaran virus ini benar – benar diberhentikan dari segala akses. Contohnya negara yang menerapkan ialah di Wuhan, China yang diterapkan secara total. Selama diberlakukan , seluruh warga di tersebut dilarang keluar rumah dan semua area publik, seperti mal dan , ditutup. Selain itu di dan , kebijakan di sana masih memperbolehkan warganya pergi keluar rumah untuk berbelanja kebutuhan sehari-hari dan membeli obat-obatan. Namun, Untuk , warga Jakarta masih bebas keluar masuk ibu . KRL yang masih beroperasi juga otomatis dapat mengantar warga Jabodetabek ke berbagai lokasi. ini memiliki jangka waktu 14 hari, jika yang terjangkit virus masih dalam zona merah maka status akan diperpanjang.

1 KOMENTAR

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini