Sejarah

Belakangan ini, netizen kembali dihebohkan dengan teori ‘Flat Earth’ alias teori yang menegaskan bahwa bumi itu datar seperti piring. Sebenarnya, ini bukanlah hal yang baru, teori ini diangkat sejak lama oleh Flat Earth Society, sebuah organisasi yang memiliki keyakinan bahwa bumi berbentuk datar, bertentangan dengan fakta-fakta ilmiah yang menunjukkan bahwa bumi itu bulat. Dan orang-orang ini merasa bangga dan merasa dirinya sebagai orang yang tercerahkan. Orang yang lepas dari pembodohan sains modern yang didoktrin oleh guru-guru di sekolah. Mereka merasa dirinya bagian dari perjuangan melawan konspirasi besar para elit dunia yang disebut sebagai Globalist. Mereka adalah agen-agen yang menyebarkan kebangkitan kesadaran global atas dogma sains yang menyesatkan. Begitu pikirnya……

Kepercayaan bahwa bumi datar atau Flat Earth di era modern sudah ada sejak lama di Amerika dan Eropa dan booming sekitar tahun 2013 dengan banyaknya video di youtube yang dibuat oleh aktivis Flat Earth. Di Indonesia sendiri baru ramai belakangan ini. Dan yang mebuat banyak orang percaya adalah seri video Flat Earth101. Video berbahasa indonesia dan kemungkinan besar dibuat orang Indonesia. Yang membuat miris, banyak orang-orang bertitel sarjana ikut-ikutan percaya dan men-share video ataupun kepercayaan Flat Earth. Kemungkinan besar lebih banyak lagi orang yang terpengaruh dan percaya oleh video tersebut, hanya saja mereka tidak menunjukkannya karena takut dibully, dibilang goblok dll.

Baca Juga :  Lambang, Logo dan Maskot

Saya tidak menyalahkan atau menganggap bodoh orang-orang yang menonton video tersebut lalu terpengaruh. Mungkin ilmu IPA yang didapat di sekolah tidak disertai pemahaman, hanya sekedar hafalan. Maka ketika menonton video tersebut yang seolah-olah menyajikan fakta-fakta dan logika-logika, dan disajikan secara menarik mereka menganggapnya lebih benar. Yang disayangkan adalah jika mereka berhenti disitu dan tidak mau melakukan cross check atau tabayyun dengan mencari informasi lebih lanjut.
Saya sendiri karena bacaan dan tayangan dokumenter konspirasi, terus terang dulu pernah mempercayai hal-hal ini : David Copperfield menggunakan bantuan Jin sehingga bisa terbang. Pendaratan Bulan adalah Palsu. Pelaku Bom Bali bukan Imam Samudera, tetapi Agen CIA dengan bom micronuklir. Itu adalah proses belajar yang harus kita lewati. Proses agar kita bisa berfikir secara ilmiah.

Namun bagi sebagian orang, ketika mereka mendapatkan suatu keyakinan, mereka tidak mau berubah. Meskipun ditunjukkkan fakta yang bertentangan dengan keyakinan itu. Bagi Flat Earther die hard saat ditunjukkan bukti-bukti bumi bulat kebanyakan jawabannya adalah :

  • Tonton dulu videonya, jangan asal ngebacot.
  • Haha, pasti belum nonton videonya nih.
  • Belum nonton kok udah bilang hoax. Tonton dulu biar nyahok dan semacam itu.
Baca Juga :  Manfaat Pendaratan di Bulan

Dari sinilah komunitas 101KFE.ID bangkit untuk peranserta meluruskan miskonsepsi mereka yang percaya bahwa bumi itu datar dan hoax-hoax beredar di masyarakat luas.

Liked it? Take a second to support 101 Kesalahan Flat Earth Indonesia on Patreon!

Content Protection by DMCA.com
 

%d blogger menyukai ini: