Skala Waktu Geologi Telah di Jelaskan dalam Al Quran

52 / 100

Skor SEO

Skala waktu geologi adalah ukuran waktu dalam ilmu kebumian. Satuan skala waktu geologi adalah juta tahun lalu. Instrumen pembagian waktu geologi adalah dari stratigrafi batuan sedimen. Stratigrafi berasal dari kata strata yang artinya tingkatan atau lapisan, dalam konteks ilmu kebumian tentunya berkaitan pada lapisan batuan sedimen. Stratigrafi berpatokan pada hukum superposisi; yang menyatakan: pada pengendapan sedimen yang normal membentuk lapisan horizontal, lapisan batuan yang lebih bawah memiliki umur lebih tua dibandingkan lapisan batuan diatasnya, hal ini dikemukakan pertama kali oleh peneliti Denmark Nicolas steno. Bermula dari konsep ini maka dibuatlah skala waktu geologi yang digunakan secara global. William Smith, seorang geologist inggris menemukan bahwa umur batuan dapat diketahui berdasarkan jenis fosil yang terkandung dalam lapisan batuan; misalkan fosil trilobita selalu berada dibawah lapisan fosil amonit dan fosil amonit selalu berada dibawah lapisan fosil foraminifera besar.

Karena patokan umur Geologi berdasarkan fosil maka batas umur geologi berupa kejadian paleontologi; seperti pemunculan awal dan atau pemunculan akhir dari mahluk hidup. Umur geologi dibagi menjadi enam zaman berbeda sesuai dengan karakteristik mahluk hidup yang menghuni tiap zaman.

Pertama adalah Hadean Merupakan fase awal bumi terbentuk, yang merupakan hasil tumbukan berbagai benda angkasa akibat Big Bang, atmosfer belum terbentuk, sedikit air, dan kondisi bumi yang dipenuhi batuan pijar. Hadean sendiri diambil dari bahasa yunani yang berarti Dewa Neraka untuk mengambarkan kondisi bumi yang penuh batu pijar.

Zaman kedua disebut sebagai Archaean yang dicirakan dengan munculnya tanda kehidupan zaman ini yang ditandai mendinginya temperatur permukaan bumi yang dipicu terbentuknya atmosfer sehingga dijumpailah mahluk hidup perintis seperti bakteri dan mahluk hidup sel tunggal lainnya. Archaean sendiri berasal dari kata dasar Archaea yang artinya mahluk sel tunggal. Salah satu mahluk tertua dan masih hidup sampai sekarang adalah Stromatolite yang dapat dijumpai di pantai barat Australia.

Zaman ketiga disebut Proterozoikum atau awal kehidupan Umur ini ditandai dengan berkembangnya mahluk hidup sel kompleks yang relatif sederhana seperti: carnia dan dickinsoinia. Diambil dari bahasa yunani protero yang artinya awal mula, protero-proto-prototype.

Fase Fanerozoikum berasal dari kata Fanerik yang bermakna “tampak” menandai zaman dengan mahluk hidup yang bisa dibedakan morfologi atau bagian tubuhnya seperti mata, kepala, tangan/kaki, badan, dan cangkang. Zaman ini secara umum dapat dibagi menjadi tiga umur berbeda yaitu Paleozoikum, Mesozoikum, dan Kenozoikum:

Zaman keempat disebut sebagai Paleozoikum ditandai oleh letusan populasi mahluk hidup dan mulai munculnya tanaman dan hewan, mahluk hidup bercangkang dan tulang, seperti trilobit, ubur ubur, sotong, ikan, reptil, dan burung. berakhirnya masa ini disebut sebagai kepunahan masal Permian pada 252 Jtl. akibat pemanasa global dan membunuh hampir 80% mahluk hidup Zaman kelima disebut Mesozoikum dikenal juga sebagai zaman reptil, karena pada masa ini reptil menguasai dunia Kehidupan. yup temen kita dinosaurus yang mirip film land before time menguasai kehidupan di muka bumi, dan sebagai catatan dinosaurus hanya hidup pada zaman ini. dibagi menjadi umur Trias, Jura, dan kapur, Mesozoikum berakhir akibat peristiwa katastrofi yang disebut Kepunahan masal Kapur-Tersier yang disebabkan oleh tumbukan meteor. Setelah tumbukan meteor yang membunuh dinosaurus maka dimulailah Zaman Kenozoikum Zaman keenam disebut sebagai Kenozoikum ini ditandai dengan mulai menghangatnya iklim dengan cepat. Dengan punahnya dinosaurus maka tinggal lah mahluk hidup yang berukuran lebih kecil yang mampu beradaptasi, mamalia mulai mendominasi kehidupan di bumi seperti mamoth, ikan paus, kelelawar, bahkan marsupila mulai tersebar dan berevolusi. Dan singkat cerita muncullah manusia pada 12.000 ribu tahun yang lalu.

Itulah pembagian enam masa kehidupan yang ada dalam skala waktu geologi. Apakah temen temen pernah menyadari bahwa dalam Alquran bercerita tentang ini? Seperti pada surah Qaf:38.

“Dan sungguh, Kami telah menciptakan langit dan bumi dan apa yang ada antara keduanya dalam enam masa, dan Kami tidak merasa letih sedikit pun”

-Qaf: 38

“Allah yang menciptakan langit dan bumi dan apa yang ada di antara keduanya dalam enam masa, kemudian Dia bersemayam di atas ‘Arsy. Bagimu tidak ada seorang pun penolong maupun pemberi syafaat selain Dia. Maka apakah kamu tidak memperhatikan?”

-As Sajdah: 4

Sebagai geologist khususnya paleontologis, sampai sekarang sayaa tidak habis pikir tentang fakta bahwa 14 abad yang lalu Al Quran telah bercerita tentang penciptaan mahluk hidup yang terbagi pada masa yang berbeda. Semoga kita dapat mengambil hikmah dari penciptaan semesta dan juga menambah keimanan kita.

Liked it? Take a second to support 101 Kesalahan Flat Earth Indonesia on Patreon!

Content Protection by DMCA.com
 

%d blogger menyukai ini: