August 3, 2021

Telkomsel Bersama Kemendikbud RI Rilis Bantuan Kuota Terjangkau | 101 Portal Education News

[media-credit id=”1″ align=”alignleft” width=”300″][/media-credit]

Telkomsel Bersama Kemendikbud RI Rilis Bantuan Kuota Terjangkau, Telkomsel sebagai leading digital telco company berkomitmen untuk mendukung upaya pemerintah dalam menyelenggarakan proses pembelajaran di berbagai tingkat pendidikan secara digital sebagai bentuk adaptasi terhadap kenormalan baru. Komitmen tersebut kini diwujudkan dengan mengumumkan kolaborasi antara Telkomsel Enterprise dengan Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia (Ditjen Dikti Kemendikbud RI) untuk menghadirkan program Bantuan Kuota Terjangkau bagi perguruan tinggi. Kolaborasi ini ditandai dengan penandatanganan nota kesepakatan secara virtual melalui CloudX pada Jumat, 17 Juli 2020.

SVP Enterprise Telkomsel Dharma Simorangkir mengatakan, “Kami menyambut baik kolaborasi Ditjen Dikti Kemendikbud. Sebelumnya, Telkomsel telah menjalankan program Bantuan Kuota Terjangkau untuk berbagai tingkatan institusi pendidikan islam di seluruh Indonesia dengan berkolaborasi bersama Kementerian Agama. Perluasan inisiatif ini diharapkan mampu membantu sektor pendidikan di Indonesia dan seluruh insan di dalamnya untuk beradaptasi dan melewati masa-masa sulit seperti sekarang ini dengan membangun literasi digital melalui pembelajaran virtual secara menyeluruh dan berkelanjutan”.

[/Media-Credit] Kuota Terjangkau Bagi Perguruan Tinggi-1: Direktur Sales Telkomsel Ririn Widaryani Saat Memaparkan Kolaborasi Antara Telkomsel Enterprise Dengan Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi Kementerian Pendidikan Dan Kebudayaan Republik Indonesia (Ditjen Dikti Kemendikbud Ri) Untuk Menghadirkan Program Bantuan Kuota Terjangkau Bagi Perguruan Tinggi Di Jakarta, Jumat (17/7). Kolaborasi Ini Diharapkan Mampu Membantu Sektor Pendidikan Di Indonesia Dan Seluruh Insan Di Dalamnya Untuk Beradaptasi Dan Melewati Masa-Masa Sulit Seperti Sekarang Ini Dengan Membangun Literasi Digital Melalui Pembelajaran Virtual Secara Menyeluruh Dan Berkelanjutan.

Direktur Jenderal Dikti Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia, Prof. Ir. Nizam, M.Sc., DIC, Ph.D mengatakan, “Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan sangat menyambut baik penandatanganan MoU antara Ditjen Dikti dengan Telkomsel terkait Penyediaan Paket Internet Terjangkau bagi perguruan tinggi. Biaya paket internet merupakan salah satu hal yang menjadi tantangan dalam pelaksanaan pembelajaran daring, hal ini terutama dirasakan oleh mahasiswa tidak mampu dan perguruan tinggi yang memiliki alokasi dana terbatas. Penyediaan paket kuota internet dan pulsa yang hemat dan terjangkau bagi seluruh civitas akademika di Perguruan Tinggi, seperti mahasiswa, dosen, tenaga kependidikan agar mendukung penyelenggaraan pembelajaran secara daring di masa pandemi Covid-19 menjadi salah satu program prioritas Ditjen Dikti”.

[media-credit id=”1″ align=”aligncenter” width=”1024″][/media-credit]

Telkomsel menyediakan paket Society yang dirancang secara eksklusif untuk digunakan para tenaga pengajar seperti guru, dosen dan karyawan. Terdapat dua kategori paket, yaitu paket Voice dan paket Internet. Pada paket Voice, penguna dapat melakukan panggilan tak terbatas (unlimited) kepada seluruh pengguna Telkomsel dan bonus 100 menit panggilan ke semua operator setiap bulannya. Sedangkan untuk paket Internet, tersedia kuota internet selama 30 hari dengan harga yang diklaim lebih terjangkau, seperti kuota 10 GB yang dibanderol Rp 40.000 saja. Sebagai perbandingan, kuota internet OMG yang dijual bebas oleh Telkomsel seharga Rp 39.000, hanya memberikan kuota data 3 GB untuk 30 hari. Untuk lebih lengkapnya, berikut merupakan pilihan paket data pada Paket Society Internet.

Untuk paket CloudX. Paket ini hadir untuk memenuhi kebutuhan video conference antara mahasiswa dan dosen. Terdapat tiga pilihan layanan CloudX berdasarkan kapasitas partisipan video conference, mulai dari 100, 500, hingga 1.000 partisipan. Telkomsel mematok harga paket CloudX mulai dari Rp 300.000 untuk opsi 100 partisipan.

[media-credit id=”1″ align=”aligncenter” width=”1024″][/media-credit]

Hazzaa Al Mansoori Astronot Uni Emirat Arab

Sementara paket Bulk Education yang menawarkan kuota internet reguler bagi institusi perguruan tinggi, untuk dibagikan kepada para siswa dan mahasiswa. Paket ini berisi kuota reguler dan paket CloudX. Ukuran paket internet yang ada pun bervariasi, mulai dari 8,1 TB seharga Rp 28 juta, 16,25 TB seharga Rp 52,5 juta dan paket 31,5 TB seharga Rp 97 juta.

Program Bantuan Kuota Terjangkau untuk perguruan tinggi ini akan berlangsung sejak 17 Juli 2020 hingga 31 Agustus 2021 dan ditargetkan untuk dapat menjangkau sekitar 4.760 perguruan tinggi di berbagai daerah di Tanah Air. Bagi pengurus perguruan tinggi yang ingin mendapatkan manfaat dari program Bantuan Kuota Terjangkau ini untuk para mahasiswa, dosen, tenaga pendidik, dan karyawan yang berada di lingkungannya, dapat mengakses informasi lebih lanjut dan mengajukan pendaftaran melalui http://tsel.me/TselEdu.

Informasi yang terkandung dalam pos ini hanya untuk keperluan informasi umum. Informasi ini disediakan oleh Telkomsel Bersama Kemendikbud RI Rilis Bantuan Kuota Terjangkau dan sementara kami berusaha untuk menjaga agar informasi tetap terbaru dan benar, kami tidak membuat pernyataan atau jaminan dalam bentuk apa pun, tersurat maupun tersirat, tentang kelengkapan, keakuratan, keandalan, kesesuaian, atau ketersediaan dengan menghormati situs web atau informasi, produk, layanan, atau gambar terkait yang terdapat pada pos untuk tujuan apa pun. 101 Portal Education News

Frekuensi 3,5 GHz Cocok untuk Jaringan 5G