Tentang Shalat Di Di Masa , Shalat berjamaah itu istimewa, tapi bila anda penderita TBC, hukumnya menjadi berbeda bagi anda, shalat berjamaah bisa jadi makruh bahkan , karena berpotensi menular. Apa yang bisa mengubah hukum shalat berjama’ah yang tadinya sunnah menjadi ? Fakta. Darimana fakta ini? Dari para ahli, sebab mereka yang lebih tahu.

Jadi, bukan Islam yang berubah, tapi fakta yang dihukumi yang berubah, karena itu berubah pula hukum fiqihnya. Dan Islam tak pernah menutup diri dari fakta. Itulah tugas ulama, mendalami fakta yang disajikan ahli, lalu menghukumi dengan dalil yang paling tepat. namanya fatwa itu, jika benar pahalanya 2, jika salah pahalanya 1.

Trending sekarang :
Detik-detik Puncak Gerhana Matahari Cincin di Siak

Artinya, ketika ulama sudah memfatwakan, dalam situasi pandemik COVID19 ini, ummat Muslim diminta untuk shalat dirumah untuk “social distancing”, ya itu hukum fiqih. Jangan dibenturkan dengan dalil shalat berjamaah, sebar tulisan bahwa “harus tetap ke Masjid”, “tetap hidupkan sunnah”, atau “lebih takut Allah atau corona”, ini nggak tepat.

Ada yang bilang, “Tapi kita kan nggak kena COVID19?!”, masalahnya ini pandemi, dan kalau sudah sampai titik itu, kita harus ambil tindakan pencegahan paling ekstrim. Yaitu, menganggap kita semua sudah terinfeksi covid-19, dengan tindakan itu, kita bisa mencegah dan memutus infeksi, membantu para tenaga profesional kesehatan.

Minimal, dengan mengurangi berkumpul, kita ikut mengurangi potensi penyebaran COVID19, mengurangi juga angka kematian karena yang sakit bisa dirawat. Ada yang bilang juga “Tapi mati sudah takdir, terinfeksi covid juga takdir, mau dihindari kalau sudah takdir gimana? Mau berjamaah kalau belum takdir juga nggak kena”, Wow.

Trending sekarang :
Gravitasi Hukum Galileo Galilei

Itulah kenapa ikut kajian itu perlu, hingga kita ber-Islam itu bisa semakin baik dari waktu ke waktu. Intinya, jangan anggap kalau kita tetap shalat jamaah di masa-masa begini sebagai “lebih beriman”, ulama lebih tahu hukum fiqih, kita tinggal ikut fatwa ulama saja. Dan berdoa terus, semoga keadaan ini membuat kita lebih taat pada Allah, sampai Allah angkat musibah ini, dan kita bisa lanjut shalat jamaah dan kajian lagi.

Sumber :

Content Protection by DMCA.com

Post Disclaimer

Informasi yang terkandung dalam pos ini hanya untuk keperluan informasi umum. Informasi ini disediakan oleh Tentang Shalat Di Rumah Di Masa Wabah COVID19 dan sementara kami berusaha untuk menjaga agar informasi tetap terbaru dan benar, kami tidak membuat pernyataan atau jaminan dalam bentuk apa pun, tersurat maupun tersirat, tentang kelengkapan, keakuratan, keandalan, kesesuaian, atau ketersediaan dengan menghormati situs web atau informasi, produk, layanan, atau gambar terkait yang terdapat pada pos untuk tujuan apa pun. 101 Portal Education News

Trending sekarang :
Umar Bin Khattab - Wabah Damaskus