Pendaratan Bulan Apollo 11

Teori Pendaratan Bulan , Siaran Pendaratan Bulan pertama pada bulan Juli 1968 ditonton jutaan orang di dunia. Tetapi masih ada sejumlah orang yang meyakini bahwa manusia tidak pernah menginjakkan kaki di Bulan. Badan Luar Angkasa Amerika () melaporkan bahwa berdasarkan jajak pendapat, jumlah warga Amerika yang percaya bahwa Pendaratan Bulan dipalsukan, tetap konsisten di kisaran 5%. Angka ini memang rendah, tetapi cukup untuk membuat teori tetap hidup.

  • Gerakan Hoaks Pendaratan Bulan
Pendaratan bulan
Bill Kaysing, yang meninggal pada tahun 2005, dipandang sebagai pendiri gerakan “Hoaks Pendaratan Bulan”. 101KFE Assistant | Portal Education News

Argumen utama pendukung teori hoaks adalah bahwa pada tahun 1960-an program luar angkasa AS tidak memiliki teknologi yang cukup untuk melakukan misi sukses ke Bulan. Ini mengisyaratkan bahwa karena hal ini tidak mungkin dilakukan, maka NASA kemungkinan membuat pendaratan palsu untuk memenangkan perlombaan luar angkasa dengan . Saat itu masih lebih maju, bahkan pernah melakukan pendaratan wahana di daratan Bulan meskipun mengalami kecelakaan. Berbagai cerita yang mempertanyakan kebenaran pernyataan terkenal Neil Armstrong, “satu langkah kecil bagi manusia, satu langkah raksasa bagi kemanusiaan” mulai beredar tidak lama setelah Apollo 11 kembali ke Bumi. Argumen utama pendukung teori hoaks adalah bahwa pada tahun 1960-an program luar angkasa AS tidak memiliki teknologi yang cukup untuk melakukan misi sukses ke Bulan. Ini mengisyaratkan bahwa karena hal ini tidak mungkin dilakukan, maka NASA kemungkinan membuat pendaratan palsu untuk memenangkan perlombaan luar angkasa dengan . Saat itu masih lebih maju, bahkan pernah melakukan pendaratan wahana di daratan Bulan meskipun mengalami kecelakaan. Berbagai cerita yang mempertanyakan kebenaran pernyataan terkenal Neil Armstrong, “satu langkah kecil bagi manusia, satu langkah raksasa bagi kemanusiaan” mulai beredar tidak lama setelah Apollo 11 kembali ke Bumi.

  • Mengibarkan bendera AS di lingkungan hampa udara
bendera pendaratan bulan
Bendera yang ditancapkan Armstrong dan Aldrin kusut karena pengaruh tiang pada daratan Bulan. 101KFE Assistant | Portal Education News

Daftar ini memasukkan “bukti” dari sejumlah foto – seperti tidak adanya bintang di latar belakang foto daratan Bulan dan kibaran bendera AS di lingkungan hampa udara. Michael Rich, astronom University of California, mengatakan terdapat justifikasi ilmiah yang mempertanyakan teori ini. Bendera menjadi kusut atau bergelombang karena tenaga yang dikeluarkan Armstrong dan astronaut Buzz Aldrin saat menancapkan tiang ke daratan. Bentuknya tidak berubah karena gravitasi Bulan enam kali lebih rendah dibandingkan Bumi.

  • Langit Tanpa Bintang
langit tanpa bintang
Langit gelap Bulan karena pantulan Matahari pada daratannya. 101KFE Assistant | Portal Education News

Foto lain yang dipakai para penyangkal adalah gambar Pendaratan Bulan yang memperlihatkan langit tanpa bintang. Foto tersebut sebenarnya adalah bentuk umum akibat kontras ekstrem antara kegelapan dan cahaya. Brian Koberlein, profesor Astrofisika Rochester Institute of Technology, menjelaskan hal ini terjadi karena daratan Bulan merefleksikan cahaya matahari dan karena itulah terlihat sangat terang di sejumlah foto. Sinar ini meredam cahaya yang lebih suram dari bintang. Karena itulah kita tidak dapat melihat bintang di foto misi Apollo 11 – cahaya bintang terlalu lemah. Lama paparan kamera seharusnya juga lebih lama.

  • Jejak Kaki Palsu
jejak kaki palsu
Tidak adanya atmosfir membuat jejak Neil Armstrong dan astronaut lainnya tetap bertahan. 101KFE Assistant | Portal Education News

Jejak kaki yang ditinggalkan manusia di Bulan juga menjadi sasaran para pendukung teori konspirasi Pendaratan Bulan. Mereka memandang kurangnya kelembaban di Bulan tidak memungkinkan bertahannya gambar seperti foto jejak kaki Aldrin. Meskipun demikian, Mark Robinson, profesor di Arizona State University, memberikan penjelasan ilmiahnya. Tanah Bulan tertutup lapisan batu dan debu bernama “regolith”. Lapisan ini sangat halus dan mudah terkompres ketika dijejak. Karena partikel tanah juga kohesif, jejak kaki bertahan meskipun sepatu boots sudah bergerak pergi dari tempat itu. Robinson menegaskan jejak kaki di Bulan akan tetap berada disana selama jutaan tahun karena tidak adanya atmosfir disana – akibatnya tidak ada angin di Bulan.

  • Radiasi dapat membunuh astronaut
'Radiasi dapat membunuh astronaut'
Teori konspirasi mengatakan sabuk radiasi di sekeliling Bumi dapat membunuh astronaut. 101KFE Assistant | Portal Education News

Salah satu teori konspirasi yang populer adalah sabuk radiasi di sekeliling Bumi dapat membunuh astronaut. Dikenal sebagai sabuk yang terbentuk karena interaksi antara angin matahari dan medan magnet Bumi. Pada permulaan perlombaan luar angkasa luar, radiasi menjadi salah satu kekhawatiran utama para ilmuwan, mereka cemas para astronaut dapat terbunuh saat memasukinya. Tetapi menurut NASA, awak Apollo 11 tetap berada di dalam sabuk selama kurang dari dua jam dalam perjalanan ke Bulan. Mereka hanya menghabiskan waktu kurang dari lima menit di tempat-tempat dimana radiasi mencapai intensitas tertinggi – ini berarti mereka tidak cukup lama berada di dalamnya.

  • Bukti foto menggugurkan teori konspirasi
Bukti foto menggugurkan teori konspirasi
Foto yang dikeluarkan NASA pada tahun 2012 memperlihatkan sisa modul Bulan Apollo 11 dan alat-alat ilmiah lainnya di daratan. 101KFE Assistant | Portal Education News

Penting untuk diperhatikan bahwa serangkaian foto yang diambil Lunar Reconnaissance Orbiter () dan diungkapkan NASA memperlihatkan foto terbaru semua tempat pendaratan Apollo. Foto dari wahana yang mengorbit Bulan sejak tahun 2009 memperlihatkan bukti kuat bahwa Pendaratan Bulan memang terjadi. Salah satunya adalah foto tempat pendaratan Apollo 11, dimana Anda dapat melihat bekas pada tanah dan bahkan sisa modul Bulan. juga memperlihatkan bendera yang ditancapkan enam awak yang mendarat di Bulan masih ada – wahana melihat bayangannya pada daratan.

  • Mengapa Sovyet tidak mendukung teori konspirasi Pendaratan Bulan ?
Sovyet tidak pernah mempertanyakan Pendaratan Bulan.
Sovyet tidak pernah mempertanyakan Pendaratan Bulan.

Meskipun sejumlah teori konspirasi di atas telah digugurkan – hal ini tetaplah sangat populer dan masih banyak disebarluaskan. Tetapi kenyataannya adalah terdapat bukti ilmiah yang cukup untuk memastikan bahwa pada tanggal 20 Juli 1969, Neil Armstrong benar-benar menjejakkan kaki di Bulan. Satu pertanyaan yang sering kali dilontarkan terhadap pendukung teori konspirasi Pendaratan Bulan adalah jika kejadian tersebut memang palsu, mengapa Uni Sovyet, yang sedang menghadapi Perang Dingin melawan AS dan juga terlibat dalam program rahasia mengirim manusia ke Bulan, tidak ikut mendukung?

Trending sekarang :
Peluncuran SpaceX Hingga Mendarat Kembali ke Drone Ship di Laut

“Jika kami tidak mendarat di Bulan dan memalsukannya, pihak Uni Sovyet memiliki kemampuan dan keinginan untuk mempertanyakannya, jika ini memang benar,” kata Robert Launius, mantan sejarahwan NASA. “Dan karena mereka tidak pernah mengatakan apapun, bagi saya, itu adalah sebuah pernyataan yang cukup kuat,” ungkapnya.

Content Protection by DMCA.com

Post Disclaimer

Informasi yang terkandung dalam pos ini hanya untuk keperluan informasi umum. Informasi ini disediakan oleh Teori Konspirasi Pendaratan Bulan Apollo 11 dan sementara kami berusaha untuk menjaga agar informasi tetap terbaru dan benar, kami tidak membuat pernyataan atau jaminan dalam bentuk apa pun, tersurat maupun tersirat, tentang kelengkapan, keakuratan, keandalan, kesesuaian, atau ketersediaan dengan menghormati situs web atau informasi, produk, layanan, atau gambar terkait yang terdapat pada pos untuk tujuan apa pun. 101 Portal Education News

Trending sekarang :
Mengapa Tidak Ada Pendaratan Lagi ke Bulan Sejak Tahun 1972
sponsor bottad

4 KOMENTAR

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini