UU Ciptaker Matikan TV Analog 2022
ads

Siap-siap UU Ciptaker Matikan TV Analog

[media-credit id=”1″ align=”alignleft” width=”300″]Uu Ciptaker Matikan Tv Analog 2022

[/media-credit]

dan Dewan Perwakilan Rakyat akhirnya mengesahkan Rancangan Undang-Undang Cipta (UU Ciptaker) menjadi Undang-Undang. Salah satu hal yang dimuat dalam UU itu adalah kewajiban analog beralih ke digital. Dalam 2 60A disebutkan bawah migrasi penyiaran terestial dari analog ke digital sebagaimana dimaksud pada (1) dan penghentian siaran analog (analog off) diselesaikan palong lambat 2 (dua) sejak mulai berlakukan UU Ciptaker.

ads

1 mengatakan bahwa penyelenggaraan penyiaran dilaksanakan dengan mengikuti perkembangan termasuk migrasi penyiaran dari analog ke digital.

Yang dimaksud dengan migrasi penyiaran terestrial dari analog ke digital adalah proses yang dimulai dengan penerapan sistem penyiaran berteknologi digital untuk penyiaran yang diselenggarakan melalui media transmisi terestrial dan dilakukan secara bertahap, serta diakhiri dengan penghentian penggunaan analog dalam lingkup nasional.

Trending sekarang :
Undang-Undang Cipta Kerja

Sedangkan penyelenggaraan penyiaran harus mengikuti perkembangan adalah untuk meningkatkan efisiensi pemanfaatan spektrum dan spektrum lainnya, kualitas penerimaan dan pilihan siaran dan bagi masyarakat, efisiensi dalam operasional penyelenggaraan jasa penyiaran dan dan pertumbuhan -industri yang terkait dengan penyiaran.

Sebelum UU Cipta Kerja disahkan, telah menetapkan bahwa selambat-lambatnya implementasi penyiaran digital dimulai 2012 dan di -tahun berikutnya di -kota besar yang telah bersiaran digital akan dilakukan analog -off.

Dalam roadmap implementasi penyiaran digital, mengklaim merencanakan bahwa pada 2018 akan dilakukan analog -off secara nasional. Jika mengacu UU Ciptaker, analog -off secara nasional paling lambat akan terjadi mulai 2022.

Siaran TV digital lebih bersih

Dalam keterangan resminya, Kominfo mengklaim kualitas dan suara siaran digital jauh lebih baik dibandingkan siaran analog. Tidak ada lagi yang berbayang atau segala bentuk noise (bintik-bintik semut) pada monitor TV jika menggunakan siaran digital.

Trending sekarang :
Cina Mengembangkan Teknologi Satelit Sendiri

Siaran digital juga diklaim memiliki kemampuan penyediaan layanan interaktif, di mana pemirsa dapat secara langsung memberikan rating terhadap suara siaran. Pemirsa juga bisa mendapat fasilitas seperti EPG (Electronic Guide) untuk mengetahui acara-acara yang telah dan akan ditayangkan kemudian.

Mengacu pada Peraturan Menteri Kominfo No. 05 2012, akan mengadopsi standar penyiaran digital terestrial Digital Broadcasting – Terrestrial second generation (DVB-T2) yang merupakan pengembangan dari standar digital DVB-T yang sebelumnya ditetapkan pada 2007.

“Penyiaran digital terrestrial adalah penyiaran yang menggunakan VHF / seperti halnya penyiaran analog, akan tetapi dengan format konten yang digital,” kutip Kominfo.

Kominfo menjelaskan dalam penyiaran analog, semakin jauh dari stasiun pemancar signal akan makin melemah dan penerimaan menjadi buruk dan berbayang. Sedangkan digital yang terus menyampaikan dan suara dengan jernih sampai pada titik dimana signal tidak dapat diterima lagi.

“Singkat kata, penyiaran TV digital hanya mengenal dua status: Terima (1) atau Tidak (0). Artinya, apabila perangkat penerima siaran digital dapat menangkap , maka siaran akan diterima. Sebaliknya, jika tidak diterima maka -suara tidak muncul,” kutip Kominfo.

Trending sekarang :
Pers Presiden RI Terkait Undang-Undang Cipta Kerja

Kominfo menjelaskan Analog Off adalah periode dimana siaran analog dihentikan dan diganti dengan siaran digital.

ASO diklaim sudah dilakukan secara total di beberapa di di antaranya Inggris, Belanda, Norwegia, , Swedia, , dan lainnya. Seluruh di lainnya termasuk di kawasan ASEAN juga sedang melakukan proses transisi ke penyiaran digital.

Content Protection By Dmca.com

Post Disclaimer

Informasi yang terkandung dalam pos ini hanya untuk keperluan informasi umum. Informasi ini disediakan oleh UU Ciptaker Matikan TV Analog 2022 dan sementara kami berusaha untuk menjaga agar informasi tetap terbaru dan benar, kami tidak membuat pernyataan atau jaminan dalam bentuk apa pun, tersurat maupun tersirat, tentang kelengkapan, keakuratan, keandalan, kesesuaian, atau ketersediaan dengan menghormati situs web atau informasi, produk, layanan, atau gambar terkait yang terdapat pada pos untuk tujuan apa pun. 101 Portal Education News

ads

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini