ads

Di atau

Wabah Pes Malang Di Karantina Atau Lockdown
101KFE Assistant | Portal Education News

atau sampar adalah yang pernah menyerang di dan menular pada yang disebabkan oleh enterobakteria Yersinia pestis (dinamai dari bakteriolog Prancis A.J.E. Yersin). disebarkan oleh hewan pengerat (terutama tikus). ini banyak terjadi dalam sejarah, dan telah menimbulkan korban jiwa yang besar. Kasus yang paling dramatis adalah Kematian Hitam (Black Death) yang terjadi di pada Pertengahan. Kejadian serangan masih dapat ditemui di beberapa belahan hingga kini.

Surat kabar berbahasa Belanda Het Nieuws van den Dag edisi 3 Mei 1911 melaporkan, dalam pertemuan antara , otoritas kereta , dan ada opsi untuk melakukan di untuk mencegah penyebaran . terhadap orang yang memiliki menular, pertama kali dilakukan di Deli. Menurut sejarawan dari , , di dalam tulisannya “Quarantine in the Dutch East Indies” di Quarantine: dan Local Histories (2016), kolera di yang menewaskan ribuan orang pada 1817-1823 memaksa kolonial menerapkan aturan. Salah satunya untuk orang-orang yang pergi haji, buruh kontrak dari China, dan .

ads
Trending sekarang :
3 Anak di Australia Kebal Terhadap COVID-19
Wabah Pes Malang
Perbatasan Afdeeling Yang Dijaga Pos Militer. Foto Th. De Vogel, Extract From The Report To The Government On The Plague Epidemic In The Subresidency Of (Isle Of Java), November 1910 Till August 1911, Dalam Mbgd Ia/Koleksi Syefri Luwis. 101Kfe Assistant | Portal Education News

“Di , pertama dibiayai dan dibangun Asosiasi Penanam Deli pada 1899. Peraturan hukum yang disusun para Deli ini menjadi rujukan model untuk ordonansi pada 1911,” tulis Hans. Hans menulis, modern didirikan di Onrust, tak jauh dari Batavia pada 1911 untuk mengisolasi jemaah haji yang baru pulang dari Makkah, Saudi. Surat kabar Algemeen Handelsblad edisi 15 Mei 1911 melaporkan, dr. Koefoed mengkritik kegagapan kolonial dalam memberantas di . Akibatnya, menjalar ke timur dan barat .

Koefoed juga menolak kebijakan . Alasannya, menular dari hewan ke , bukan ke . “Kasus di Bojonegoro, ini belum menyebar lebih lanjut, meski pasien telah sakit parah selama seminggu penuh,” katanya, seperti dikutip dari Algemeen Handelsblad. Koefed menyarankan, pemberantasan dengan cara mengisolasi orang sakit di yang terkontaminasi, memberantas tikus, serta orang dan barang dari yang terinfeksi harus disemprot disinfektan. Namun, akhirnya tetap dikarantina selama setahun, 1911-1912. Syefri mengatakan, praktik pada 1911 dipimpin Direktur BGD, dr. de Vogel. Setiap pintu keluar-masuk dikunci dan dijaga militer.

Trending sekarang :
Teori Konspirasi Pendaratan Bulan : Bayangan yang tidak sejajar

“Orang bumiputra yang memaksa keluar ada yang ditembak mati, tapi kereta untuk orang-orang kaya masih boleh keluar-masuk. Setiap kereta yang berhenti di Stasiun , disemprot disinfektan,” tutur Syefri.

Beberapa desa sengaja dikosongkan, dan rumahnya dibakar karena dinilai terlalu terpapar menular ini. Kemudian, kata Syefri, penduduk yang rumahnya dibakar diungsikan ke barak-barak yang dikelilingi kawat berduri, dijaga militer dan . Pada 1915, kolonal membentuk Dienst der Pestbestrijding (Dinas Pemberantasan ). ini kemudian perlahan mereda pada 1916. Syefri mengatakan, secara umum di dianggap berhasil menurunkan jumlah penderita PES. Menurut catatan kolonial, pada 1913 penderita PES sebanyak 11.384 orang. Jumlah itu kian menyusut dari ke . Pada 1916, jumlahnya tinggal 595 orang.

Content Protection By Dmca.com

Post Disclaimer

Informasi yang terkandung dalam pos ini hanya untuk keperluan informasi umum. Informasi ini disediakan oleh Wabah PES Malang Di karantina atau Lockdown dan sementara kami berusaha untuk menjaga agar informasi tetap terbaru dan benar, kami tidak membuat pernyataan atau jaminan dalam bentuk apa pun, tersurat maupun tersirat, tentang kelengkapan, keakuratan, keandalan, kesesuaian, atau ketersediaan dengan menghormati situs web atau informasi, produk, layanan, atau gambar terkait yang terdapat pada pos untuk tujuan apa pun. 101 Portal Education News

Trending sekarang :
Umat Islam Diminta Salat Kusuf Saat Gerhana Matahari Cincin
ads

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here